MANOKWARI – Satreskrim Polresta Manokwari sedang menunggu hasil uji laboratorium terkait dugaan penjualan mie ayam tikus yang viral pada pertengahan September lalu.
Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Manokwari, AKP. Nirwan Fakaubun kepada wartawan, usai press realese, Senin (25/9/2023).
Ia mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik dan karyawan warung yang diduga menjual mie ayam tikus namun diakui jika mereka tidak mengetahui asal tikus tersebut.
” Semua orang warung sudah kita periksa sekitar 4-5 orang dan mereka mengaku tidak mengetahui dari mana asal tikus itu, namun kita akan melakukan pemeriksaan ahli terkait tikus tersebut,” ungkap Nirwan.
” Yang jelas saat pelanggan ini makan ada jeda 3 sampai 4 jam baru mereka balik ke warung untuk tanyakan soal mie ayam itu,” sambungnya.
Lanjut, Kasat Reskrim menjelaskan guna mengetahui asal usul tikus tersebut, pihaknya bekerja sama BPOM dan mengirimkan sampel ke Surabaya. Disinggung terkait kapan hasil uji lab tersebut diketahui, AKP Nirwan Fakaubun belum dapat memastikan dan masih terus berkoordinasi dengan BPOM.
” Dari hasil lab itu nanti akan kita ketahui, apakah tikus itu memang sudah dimasak atau hanya lompat dan masuk ke mie ayamnya,” tambahnya.
Sementara terkait pengunggah postingan mie ayam tikus yang viral diakui Kasat Reskrim belum diketahui pihaknya. Saat ini, pihaknya juga menganjurkan untuk pemilik warung menutup sementara selama proses penyelidikan berlangsung.
” Untuk yang kasih viral ini kami belum tahu, karena satu manokwari ini kan banyak, dan dengan cepat beredar. Yang jelas itu sudah resiko di jaman sekarang kita tidak bisa bendung, hanya saja kita menunggu hasil uji lab untuk tahu kebenaran dan akan kami sampaikan nanti,” pungkasnya. (ACM_2)























