MANOKWARI – Pembangunan pasar darurat Wosi yang ditargetkan akan diresmikan pada akhir September ini, belum rampung sepenuhnya disisa dua pekan pengerjaannya.
Hal tersebut dijelaskan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daeah (BPBD) Kabupaten Manokwari Tajuddin yang diwawancara di ruang kerjanya, Senin (19/9/2022). Dirinya mengatakan target rampungnya pengerjaan pasar darurat Wosi direncanakan dapat diresmikan pada akhir September.
“Sesuai dengan kesepakatan awal bahwa akhir September harus sudah bisa diresmikan, maka kami akan rapat dengan pihak kontraktor agar mempercepat pekerjaan dengan waktu yang ada. Warga masyarakat juga sudah mengharapkan agar pengerjaannya dapat rampung sesuai target yang dijanjikan,” ucapnya.
” Harapannya agar pekerjaan bisa dikerjakan dengan baik, dimana kendala di dapati dari kontraktor mengenai dana, namun itu merupakan resiko, dimana ini merupakan bencana yang harus di utamakan pengerjaannya” sambungnya.
Untuk progres pengerjaan bangunan di lapangan sudah 70%, begitu pula dengan kendala dalam pendanaan, BPBD akan mengusulkan sebesar 15 Milyar pada APBD Perubahan.
“Untuk di lapangan pengerjaannya sudah 70%. Di sisa waktu yang ditargetkan terus diupayakan untuk penyelesaian dimana di lapangan tersisa pemasangan seng bangunan, dan hal teknis lain. Untuk pendanaan akan diajukan di APBD Perubahan, ancang-ancang sekitar 15 Milyar,” jelas Tajuddin. (ACM_2)






















