MANOKWARI – Rangkaian kegiatan HUT Pekabaran Injil dengan puncak acara ibadah di Pulau Mansinam telah berjalan sukses dan aman. Namun diketahui pada pelaksanaan Pawai Budaya Religi, Sabtu lalu pihak kepolisian sempat mengamankan salah satu rombongan peserta pawai yang nekat membawa tamborin dan seruling dengan simbol bintang kejora”BK”.
Meski telah berlalu, namun Kapolresta Manokwari Komjen Pol. Rivadin Benny Simangungsong berharap masyarakat tidak membawa atau menggunakan atribut BK apabila tidak ingin diamankan oleh pihak kepolisian.
Kapolresta menjelaskan bahwa kelompok yang bersangkutan sudah ada di titik awal pawai dan sudah disampaikan agar tidak ikut dalam rombongan pawai.
“Dari titik start kami sudah sampaikan agar tidak ikut dalam pawai, mereka kabur, dan anggota fokus ke Lapangan Borasi, ternyata mereka muncul lagi. Sudah beberapa kali di ingatkan”, terangnya Kapolresta, Senin (6/2/2023).
Dirinya juga menjelaskan anggota Polresta Manokwari menghadang saat mereka akan masuk ke Lapangan Borasi dan mengamankan rombongan yang bersangkutan hingga berakhirnya acara tersebut.
“Mereka sampai masuk ke lapangan Borasi, diamankan lagi sama anggota Polresta, ada anggota rombongan tamborin yang kabur sehingga saat di amankan koordinator nya meminta maaf”, tambahnya.
Disamping itu Sekda Manokwari drg. Henri Sembiring selaku ketua Panitia menyampaikan bahwa tidak ada pendaftaran untuk peserta pawai, sehingga kehadiran saat pawai merupakan partisipasi langsung dari masyarakat.
“Pawai itu tidak ada pendaftaran, yang ikut itu benar-benar partisipasi masyarakat. Kami sudah dua kali melakukan pertemuan dengan Tokoh agama, dan tokoh masyarakat, dan hasilnya partisipasi masyarkat yang sangat tinggi saat pawai kemarin”, jelasnya
Dirinya juga mengatakan, bahwa ada laporan mengenai rombongan tamborin yang mengenakan atribur bintang kejora, dan sudah diamankan oleh anggota kepolisian.
“Kita sudah lapor sebelum mereka masuk lapangan. Kami kecolongan, saat di jalan mereka sudah di amankan kepolisian, tetapi mereka muncul lagi”, ungkap Sembiring.
Diketahui rombongan tersebut bukan berasal dari Manokwari, namun secara umum pawai budaya religi Sabtu lalu berjalan dengan aman dan lancar dengan Kerjasama dari TNI-Polri.
“Pawai budaya kemarin berjalan dengan aman, dengan bantuan dari Kepolisian dan TNI”, tutup Sekda. (ACM_2)






















