Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

PAPUA BARAT · 23 Nov 2023 20:12 WIT

Tingkatkan Kompetensi GenBI, KPw BI Papua Barat Gelar Capacity Building Bagi 75 Mahasiswa UNIPA


 Tingkatkan Kompetensi GenBI, KPw BI Papua Barat Gelar Capacity Building Bagi 75 Mahasiswa UNIPA Perbesar

MANOKWARI – Sebanyak 75 Mahasiswa UNIPA Penerima Beasiswa Bank Indonesia yang tergabung dalam Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Papua Barat masa bakti 2023/2024 mengikuti Capacity Building Generasi Baru Indonesia (GenBI) yang menghadirkan Pembicara Jeni Beatrix Karay. 

Kegiatan yang dihadiri Kepala KPw Bank Indonesia, Rommy S. Tamawiwy, PJ Sekda Papua Barat Yacob Fonataba, Wakil Rektor III UNIPA Dr. Keliopas Krey, Sekda Kabupaten Manokwari drg. Henri Sembiring ini berlangsung salah satu resto Manokwari, Rabu (23/11/2023).

Kepala KPw Bank Indonesia Provinsi Papua Barat, Rommy S. Tamawiwy dalam sambutannya mengatakan sejak tahun 2019 hingga tahun 2023, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat telah memberikan beasiswa kepada 595 mahasiswa UNIPA. Hal itu menjadi pencapaian yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga mencerminkan komitmen BI dalam mendukung pendidikan dan pengembangan generasi muda di Papua Barat.

“ Harapan kami, melalui beasiswa ini, para mahasiswa atau kita sebut GenBI dapat mengembangkan potensi mereka secara maksimal, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam kepemimpinan dan kontribusi sosial. Kami percaya, pendidikan adalah kunci utama dalam membentuk masa depan yang cerah dan berkelanjutan, dan melalui inisiatif ini, kami ingin melihat generasi muda Papua Barat tumbuh menjadi pemimpin dan inovator yang akan membawa perubahan positif bagi daerah dan bangsa,” ujarnya.

Lanjut, kata Rommy dalam rangka meningkatkan peran sebagai endorser kebijakan Bank Indonesia, GenBI wajib dibekali dengan materi kebanksentralan dan materi pendukung lainnya yang telah distandarisasi. Untuk itu diperlukan kegiatan Capacity Building yang dilaksanakan di KPw BI Provinsi Papua Barat guna memberikan pengetahuan dan ketrampilan guna meningkatkan kompetensi anggota GenBI.

Kegiatan Capacity Building GenBI ini diharapkan dapat menghasilkan output yang memberikan dampak positif dan massif, baik kepada GenBI maupun Bank Indonesia, serta dapat ditelusuri dan diukur keberhasilannya secara mudah. Peserta wajib membuat output publikasi mengenai materi yang diberikan atau mengenai kebijakan BI. 

Selain mengasah kemampuan hardskill dan softskill, GenBI juga perlu mendapatkan pelatihan kesadaran dan kepeduliannya untuk berbagi serta dapat bermanfaat bagi sesama manusia dan lingkungan sekitar. 

Dalam melaksanakan program tersebut, GenBI juga dapat menyampaikan pesan terkait kebijakan serta peran dan tugas BI sehingga sekaligus dapat meningkatkan pengetahuan maupun literasi masyarakat terkait BI. Pesan utama tersebut terkait dengan peran dan tugas BI seperti Program CBP Rupiah, QRIS, GNPIP, EkSyar, Inklusi Keuangan dan GBBI.

“ Bung Karno pernah berkata “Barang siapa ingin mutiara, harus berani terjun di lautan yang dalam”. Besar harapan kami, ilmu-ilmu dari Capacity Building nantinya dapat mematangkan potensi adik-adik GenBI menjadi role model bagi mahasiswa-mahasiswi lainnya untuk dapat berkarya dan berkontribusi nyata bagi masyarakat Papua Barat melalui program-program yang bersifat edukasi, pengabdian sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta program-program positif lainnya,” tambah Rommy.

Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Papua (UNIPA) Dr. Keliopas Krey mengapresiasi Bank Indonesia yang telah memberi bantuan kepada mahasiswa yang tergabung dalam GenBI, dan melalui kegiatan capacity building merupakan suatu pembinaan generasi muda untuk bisa berkontribusi nyata menjadi agen perubahan dan berkontribusi dalam pembangunan.

 “ Mahasiswa sebagai generasi muda harus belajar dengan siapa saja, tidak hanya dilingkungan kampus tetapi juga dengan industry, dengan tokoh-tokoh agama, bahkan kami juga memfasilitasi mahasiswa untuk belajar dengan pegiat UMKM di Papua Barat, agar bisa menjadi agen-agen perubahan di masa depan, dengan pendidikan dan pengetahuan yang dimiliki” kata Keliopas.

Pj. Gubernur Papua Barat dalam sambutannya yang disampaikan Pj. Sekda Provinsi Papua Barat, Yacob Fonataba berpesan agar mahasiswa sebagai generasi muda bisa taat pada asas, baik dari segi Pemerintah, Agama dan Adat, sehingga nantinya bisa menjadi kader-kader pemimpin yang baik di masa mendatang.

“ Pemerintah pesan bahwa agar adik-adik selalu taat asas darai segi pemerintah, agama dan adat sehingga menjadi generasi milenial, generasi Z yang berkarakter baik yang dipersiapkan untuk bangsa kedepan,” pesannya, (ACM)

Artikel ini telah dibaca 127 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

HUT ke-81 TNI, Kasdam XVIII/Kasuari Tekankan Profesionalisme, Sinergi dan Kesiapan Prajurit

5 Oktober 2026 - 12:23 WIT

Lamekh Dowansiba Tegaskan Dukung Penuh Pembentukan DOB Kabupaten Pegunungan Meyah

1 Oktober 2026 - 18:19 WIT

Tim Pemekaran DOB Pegunungan Meyah Serahkan Dokumen Aspirasi ke Anggota DPD RI

1 Oktober 2026 - 18:17 WIT

Job Fair Pemprov Papua Barat 2026 Sukses Salurkan Ratusan Pekerja Baru

1 Oktober 2026 - 18:14 WIT

Polda Papua Barat dan Wartawan Perkuat Sinergi Kemitraan melalui Kopi Inspirasi

30 September 2026 - 19:35 WIT

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway

28 September 2026 - 10:44 WIT

Trending di PAPUA BARAT