Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 4 Agu 2024 06:45 WIT

DPD PAPPRI Papua Barat Beri Dana Apresiasi Kepada Musisi


 DPD PAPPRI Papua Barat Beri Dana Apresiasi Kepada Musisi Perbesar

MANOKWARI – Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu Dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Papua Barat menyerahkan bantuan dana apresiasi dari PAPPRI Pusat kepada sejumlah musisi di Papua Barat.

Dana apresiasi yang diberikan merupakan hasil dari konser “Toni Wenas the piano man”. Dana ini kemudian diberikan kepada musisi dari masing-masing kategori. 

Penyerahan dana apresiasi juga diserahkan secara langsung oleh Ketua DPD PAPPRI Papua Barat, Roberth Hammar, Sabtu (3/8/2024) di Manokwari.

Ketua DPD PAPPRI Papua barat, Roberth Hammar mengatakan penyerahan dan ini merupakan apresiasi dari Ketua Umum PAPPRI Pusat kepada musisi-musisi di Papua

“Jadi dana yang kita berikan ini adalah hasil dari kegiatan musik pada bulan Juni lalu yang kemudian dapat menghimpun dana untuk dikembangkan dalam pengembangan musisi-musisi Indonesia dan ternyata dari perolehan anggaran itu cukup sehingga itu dibagikan ke seluruh DPD di Indonesia 

Ia menyampaikan dana yang diberikan kepada masing-masing DPDi sejumlah Rp. 35 juta dengan tujuan untuk memberikan semacam pemicu kepada para artis musisi dan penciptaan lagu di Indonesia untuk pengembangan kreativitasnya menyesuaikan dengan perkembangan kekinian 

” Jadi kekinian itu, tidak saja diciptakan kemudian tidak menghasilkan sesuatu tapi itu hanya sekedar pemicu untuk bagaimana mereka punya spirit dan semangat terus mengembangkan musik, lagu dan pendapat lagu, yang memang terutama diharapkan itu lagu-lagu daerah, ” tutur Hammar.

Iya juga menjelaskan pentingnya untuk perkembangan lagu daerah karena lagu-lagu daerah hampir sudah terpinggirkan. Inilah mengapa DPD di seluruh Indonesia memang mengarah kepada pengembangan itu 

“Namun bukan berarti lagu-lagu yang lain itu tidak penting, hanya saja kita ingin mendorong untuk munculnya pencipta baru, pemusik baru, maupun para artis-artis di lagu-lagu daerah, ” ujarnya.

Selain itu, Ia juga berharap bahwa dengan adanya PAPPRI bisa memberikan perlindungan kepada seluruh pemusik, artis, penyanyi dan pencipta lagu agar memang lagu-lagunya benar-benar terlindungi dalam arti bahwa ketika lagunya itu masuk ke ruang publik itu bisa mendapatkan keuntungan bagi mereka

” Selama ini kalau kita lihat, banyak yang tidak tersentuh, banyak lagu-lagu daerah yang kemudian dinyanyikan ulang tapi penciptanya tidak mendapat apa-apa. Ini jiga karena memang dia sendiri tidak mengerti prosedur bagaimana untuk memperoleh royalti,” tambahnya.

Dengan demikian, pihaknya akan segera menghimpun data para penyanyi pemusik dan yang ada di tanah Papua Barat dengan ciptaannya agar supaya bisa difasilitasi hakinya 

Ia juga menambahkan, bahwasanya PAPPRI bersama dengan Yayasan Papua Melanesia akan melakukan pemberian penghargaan kepada semua kategori musik.

Adapun penerima dana apresiasi yakni Kategori penyanyi lagu daerah wanita, Oktavelia Colerania Rosres; kategori penyanyi lagu daerah pria, Barry M. Mambor; kategori pencipta lagu wanita, Cornellia M. Mansoara; kategori pencipta lagu pria, Piter Mambor; kategori musik/penata musik wanita, Evresia Tirzan T. Siswadi; kategori musik/penata musik pria,bGana Elnatan; kategori pemusik tradisional wanita,Nella F. Kapisan; kategori pemusik tradisional pria, Andris Yembise; kategori produser atau promotor musik, Welson Mamsoara dan kategori guru musik, Redi Fatubun. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 384 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Tim Pemekaran Targetkan Kabupaten Pegunungan Meyah Terwujud Sebelum Tahun 2030

22 September 2026 - 19:29 WIT

Kapolda Papua Barat Tekankan Pencegahan Kecelakaan dan Disiplin Personel di Jalan Raya

22 September 2026 - 18:03 WIT

Ratusan Warga Suku Meyah Datangi MRPB, Minta Rekomendasi Adat Pembentukan Kabupaten Pegunungan Meyah

22 September 2026 - 17:59 WIT

FUN RUN 5K HUT ke-81 TNI Jadi Momentum Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

19 September 2026 - 11:34 WIT

Yosias Saroy Ajak Semua Pihak Bersatu, Struktur KONI Papua Barat Segera Dilengkapi

18 September 2026 - 18:54 WIT

Musorprovlub KONI Papua Barat Dinyatakan Sah, Tahapan Pemilihan Telah Sesuai AD/ART

18 September 2026 - 18:00 WIT

Trending di PAPUA BARAT