Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 10 Jul 2026 21:17 WIT

3 Tahun, 22 Guru SMA Kasuari Nusantara dan SMANKOR Tidak Terima Tunjangan & Tidak Naik Pangkat


 3 Tahun, 22 Guru SMA Kasuari Nusantara dan SMANKOR Tidak Terima Tunjangan & Tidak Naik Pangkat Perbesar

MANOKWARI – Selama tiga tahun, 12 guru dari SMA Taruna Kasuari Nusantara Manokwari dan 10 guru dari SMA Negeri Keberbakatan Olahraga atau SMANKOR Manokwari tidak menerima tunjangan berkala dan tidak naik pangkat. 

Kondisi ini disebabkan tidak adanya perhatian dari para pejabat pada Dinas Pendidikan Papua Barat sebelumnya. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat kepada para wartawan di Mansinam Beach Hotel, Jumat 10 Juli 2026.

” Para pejabat sebelumnya di Dinas Pendidikan Papua Barat tidak memberikan perhatian kepada para guru di SMA Taruna Kasuari Nusantara dan SMA Keberbakatan Olahraga Manokwari sehingga 22 guru dari kedua sekolah tersebut tidak dapat naik pangkat dan tidak menerima tunjangan berkala hingga tiga tahun,” jelas Dowansiba.

Kondisi yang memprihatinkan ini mendapat perhatian khusus dari Pemprov Papua Barat melalui Dinas Pendidikan sehingga ditindaklanjuti bersama Kantor Regional 14 Badan Kepegawaian Negara dan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua Barat.

Dari tindak lanjut tersebut, 12 guru dari SMA Taruna Kasuari Nusantara telah melengkapi seluruh persyaratan yang diperlukan sehingga dalam bulan Agustus mendatang, tunjangan berkala dan kenaikan pangkat dapat diterima para guru tersebut, sementara untuk 10 guru dari SMANKOR, 8 guru juga telah melengkapi berkas sehingga pada bulan Agustus bersama-sama akan menerima tunjangan berkala dan kenaikan pangkat golongan, namun untuk 2 guru lainnya belum dapat dilakukan karena masih menunggu surat mutasi dari Kabupaten Manokwari.

Sementara itu terkait penerimaan siswa baru di SMA Taruna Kasuari Nusantara, Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat,Barnabas Dowansiba menegaskan tidak ada penambahan kuota dari yang telah ditetapkan yaitu 100 siswa untuk tahun ajaran 2026-2027 ini, selain itu penambahan guru di SMA tersebut belum dapat dilakukan mengingat evaluasi belum dilakukan.

” Untuk SMA Keberbakatan Olahraga di tahun ajaran ini, akan mulai diterapkan pendidikan berpola asrama sehingga akan sama dengan SMA Kasuari Nusantara,” ujarnya.

Diharapkan dengan penerapan sekolah berpola asrama di dua SMA berpendidikan khusus tersebut akan mampu meningkatkan kualitas dan mutu peserta didik yang mayoritas adalah putra asli Papua. [ Lucas Jooztensz]

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kapolda Papua Barat Pimpin Sertijab Kabid Dokkes dan Penyerahan Jabatan Kabid Propam

10 September 2026 - 20:55 WIT

Pemprov Papua Barat Gelar Upacara Hut Ri Ke-81 Dengan Lancar Dan Sukses

18 Agustus 2026 - 04:57 WIT

HUT RI ke-81 Momentum Pemuda Untuk Terus Berkarya Mengisi Pembangunan

18 Agustus 2026 - 04:55 WIT

Remisi HUT Ke-81, Binaan di Papua Barat dan Papua Barat Daya Terima Pengurangan Masa Pidana

17 Agustus 2026 - 21:04 WIT

Gubernur Papua Barat: Remisi Momentum Teguhkan Komitmen Negara Hadir dalam Pembinaan Warga Binaan

17 Agustus 2026 - 12:52 WIT

Dua Remaja Diciduk Jatanras Polda Papua Barat, Diduga Curi Laptop di Sekolah

13 Agustus 2026 - 19:38 WIT

Trending di PAPUA BARAT