Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 13 Agu 2026 19:29 WIT

Kapolda Papua Barat Apresiasi Satker Berprestasi, Dorong Integritas dan Pengelolaan Anggaran yang Akuntabel


 Kapolda Papua Barat Apresiasi Satker Berprestasi, Dorong Integritas dan Pengelolaan Anggaran yang Akuntabel Perbesar

MANOKWARI, acemo.co.id – Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., memimpin langsung Upacara Pemberian Penghargaan kepada Satuan Kerja (Satker) peraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 serta Satker dengan Penilaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Terbaik Triwulan II Tahun 2026 di Mapolda Papua Barat, Kamis (13/8/2026).

Upacara tersebut menjadi momentum penting bagi Polda Papua Barat untuk memberikan apresiasi kepada satuan kerja yang dinilai mampu menunjukkan komitmen, disiplin, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang bersih, transparan dan akuntabel.

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap satker yang telah menunjukkan integritas dan kinerja terbaik dalam pelaksanaan tugas.

“Predikat WBK dan capaian IKPA terbaik merupakan bukti nyata bahwa pembangunan zona integritas dan pengelolaan anggaran yang akuntabel dapat diwujudkan melalui komitmen pimpinan, soliditas personel, disiplin administrasi, pengawasan yang kuat, serta budaya kerja yang bersih dan melayani,” tegasnya.

Kapolda menyampaikan apresiasi kepada Ditlantas Polda Papua Barat dan Bidkeu Polda Papua Barat yang berhasil meraih predikat WBK Tahun 2025. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi di lingkungan Polri dapat diwujudkan melalui kerja nyata dan konsistensi seluruh personel.

Selain penghargaan WBK, Kapolda juga memberikan apresiasi kepada sejumlah satker yang berhasil memperoleh penilaian IKPA terbaik Triwulan II Tahun 2026 pada kategori pagu besar, pagu sedang, pagu kecil, serta kategori LPJ Bendahara Penerimaan.

Menurut Kapolda, capaian IKPA tidak hanya mencerminkan kemampuan administrasi, tetapi juga menunjukkan kualitas pengelolaan anggaran yang tertib, efektif, efisien, tepat waktu, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Setiap rupiah anggaran negara adalah amanah rakyat. Karena itu anggaran harus digunakan secara benar, tepat sasaran, efisien, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi pelaksanaan tugas Polri serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolda mengingatkan seluruh jajaran agar menjadikan penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja. Predikat WBK maupun capaian IKPA terbaik, kata dia, bukan tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dipertahankan melalui pelaksanaan tugas sehari-hari.

Ia juga menekankan pentingnya mencegah berbagai bentuk penyimpangan, termasuk penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, gratifikasi, maupun pengelolaan anggaran yang tidak bertanggung jawab.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan enam hal utama kepada seluruh jajaran, yakni memperkuat komitmen integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengelola anggaran secara profesional dan akuntabel, memperkuat pengawasan internal, membangun budaya kerja berbasis kinerja, serta menghadirkan inovasi pelayanan yang adaptif terhadap kondisi geografis dan sosial Papua Barat.

“Jadikan penghargaan ini sebagai energi positif untuk terus memperbaiki diri. Saya berharap semakin banyak satker di lingkungan Polda Papua Barat yang mampu meraih predikat WBK, meningkat menuju WBBM, serta memperoleh penilaian IKPA terbaik,” katanya.

Kapolda juga menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama Polri yang harus dibangun melalui kerja nyata, pelayanan yang tulus, penegakan hukum yang profesional, serta perilaku anggota yang berintegritas.

Ia meminta setiap personel mengedepankan nilai tanggung jawab dan kompetensi dalam menjalankan tugas. Tanggung jawab diwujudkan melalui kepatuhan terhadap aturan, integritas dan kesungguhan memberikan pelayanan, sementara kompetensi harus terus ditingkatkan melalui profesionalisme, ketelitian, kemampuan teknis, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan tugas.

“Yang paling utama adalah hadirnya perubahan nyata dalam tata kelola organisasi, kualitas pelayanan, dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” pungkasnya.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakapolda Papua Barat, para Pejabat Utama Polda Papua Barat, para Kapolres jajaran, para Kasatker, serta personel Polda Papua Barat.

Melalui pemberian penghargaan tersebut, Polda Papua Barat berharap seluruh satuan kerja semakin termotivasi untuk memperkuat integritas, meningkatkan akuntabilitas, memperbaiki tata kelola organisasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional, humanis dan bebas dari praktik korupsi. (Rls)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Dua Remaja Diciduk Jatanras Polda Papua Barat, Diduga Curi Laptop di Sekolah

13 Agustus 2026 - 19:38 WIT

Pangdam Kasuari: 145 Jembatan dan 115 Titik Air Bersih Dibangun, Wilayah 3T Jadi Prioritas

13 Agustus 2026 - 19:26 WIT

Antisipasi Karhutla, Polda Papua Barat Kerahkan Personel dan Peralatan Siaga

11 Agustus 2026 - 17:30 WIT

GEBER MAS Kemenag Papua Barat, Aksi Nyata ASN Lintas Agama Bersihkan Masjid Serentak

10 Agustus 2026 - 10:16 WIT

Semarak HUT Ke-81 RI, Kanwil Kemenag Papua Barat Gelar Aksi Sosial dan Berbagai Lomba

10 Agustus 2026 - 10:09 WIT

Kasdam XVIII/Kasuari: Festival Raimuti Jadi Simbol Persaudaraan dan Penggerak Pariwisata Papua Barat

6 Agustus 2026 - 18:34 WIT

Trending di PAPUA BARAT