Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 24 Agu 2026 15:59 WIT

Pangdam XVIII/Kasuari Imbau Warga Waspadai Titik Api di Tengah Cuaca Kering


 Pangdam XVIII/Kasuari Imbau Warga Waspadai Titik Api di Tengah Cuaca Kering Perbesar

MANOKWARI, acemo.co.id — Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru mengimbau masyarakat di Papua Barat dan Papua Barat Daya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca kering dan angin yang cukup kencang.

Pangdam menyampaikan, sejumlah titik kebakaran yang sebelumnya terjadi, termasuk di wilayah Fakfak, telah berhasil diatasi. Namun, pihaknya tetap mewaspadai kemungkinan munculnya titik api baru yang dapat meluas apabila tidak segera ditangani.

“Memang sudah teratasi, tetapi kita takut muncul titik-titik api baru,” ujar Christian saat memberikan keterangan, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, kondisi kekeringan yang terjadi saat ini ditambah dengan tiupan angin yang cukup kencang dapat mempercepat penyebaran api. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan maupun membuka lahan dengan cara membakar tanpa pengawasan.

Christian juga mengapresiasi dukungan pemerintah dalam penyediaan kendaraan pemadam kebakaran yang telah didistribusikan ke sejumlah wilayah di Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Menurutnya, keberadaan mobil pemadam kebakaran tersebut sangat membantu satuan-satuan TNI di wilayah, baik di tingkat Kodim maupun batalyon, dalam melakukan penanganan kebakaran. Kendaraan tersebut juga dapat digunakan untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Kita harapkan yang paling dibutuhkan adalah kesadaran masyarakat untuk waspada. Jangan sampai tindakan-tindakan kecil, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membuka lahan dengan cara membakar yang tidak terawasi, justru menjadi pemicu api semakin besar dan meluas,” katanya.

Pangdam menegaskan, penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat. Ia meminta warga segera melaporkan apabila menemukan titik api sekecil apa pun agar dapat ditangani sebelum meluas.

“Apabila ada titik-titik api yang muncul, segera dilaporkan kepada pihak yang ada di bawah, baik kepolisian, TNI, pemadam kebakaran maupun pemerintah daerah, sehingga kita bisa cepat mengatasinya sebelum meluas,” tegasnya.

Christian menambahkan, Kodam XVIII/Kasuari telah menginstruksikan satuan-satuan TNI di wilayah untuk turut membantu pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan.

Dengan kondisi geografis Papua Barat dan Papua Barat Daya yang memiliki wilayah luas, menurutnya, penanganan kebakaran membutuhkan kesiapsiagaan hingga tingkat kabupaten. Satuan TNI yang berada di daerah diminta mengambil langkah cepat dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait apabila terjadi kebakaran.

Pangdam berharap kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran, khususnya selama kondisi kering masih berlangsung. Pencegahan dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan ketika api sudah meluas.

“Yang paling penting adalah kewaspadaan dan kesadaran masyarakat. Jangan sampai api yang awalnya kecil kemudian membesar karena kondisi kering dan angin,” pungkasnya. (Mega)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

HUT KE-75 HUMAS POLRI, POLRESTA MANOKWARI GELAR DONOR DARAH DAN BAKTI SOSIAL

20 Oktober 2026 - 11:15 WIT

Bupati Cup Futsal 2026 Resmi Dibuka, 73 Tim Pelajar Ikuti Kompetisi

17 Oktober 2026 - 07:44 WIT

Polresta Manokwari Siapkan Personel Jadi Agen Perlinsos, Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

13 Oktober 2026 - 18:26 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Rendani, Sejumlah Maskapai Batal Mendarat

13 Oktober 2026 - 00:37 WIT

Franciscus Tanuardus Kembali Maju sebagai Calon Ketua PSSI Papua Barat, Bidik Juara PON

12 Oktober 2026 - 20:08 WIT

Wabup Mugiyono Tegaskan Sasaran Pendidikan Gratis Manokwari dan Papua Barat Berbeda

12 Oktober 2026 - 14:20 WIT

Trending di MANOKWARI