Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 23 Apr 2022 08:04 WIT

Bupati Hermus Indou Apresiasi Kegiatan PKK Lestarikan Budaya Suku Arfak


 Bupati Hermus Indou Apresiasi Kegiatan PKK Lestarikan Budaya Suku Arfak Perbesar

MANOKWARI – Bupati Manokwari Hermus Indou membuka lomba Tumbu Tanah dan mengapresaiasi kegiatan PKK yang dinilai sebagai cara melestarikan budaya asli suku Arfak. Kegiatan ini digelar di halaman kantor PWKI Papua Barat, dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK ke-50 tahun 2022, Jumat (22/4/2022).

Dalam sambutannya, Bupati Manokwari Hermus Indou didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Manokwari Febelina Indou menyampaikan, bahwa PKK sangat aktif dalam melakukan berbagai kegiatan dalam pengembangan partisipasimasyarakat.

 

“PKK Kabupaten Manokwari telah menjadikan organisasi PKK sebagai salah satu stakeholder pembangunan tetapi juga aktif dalam beberapa waktu ini untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan baik untuk pembinaan keluarga tetapi juga untuk melibatkan partisipasi masyarakat secara luas”, ujarnya.

Hermus mengakui bahwa lomba yang dilaksanakan kali ini merupakan hal yang baru, seperti lomba cipta menu dan lomba tumbu tanah.

“Lomba tumbuk tanah pertama kalinya dilombakan di sini, yang biasanya di gelar seperti lomba tari Yospan, tapi yang kali ini belum pernah. Mudah-mudahan ini tidak hanya melestarikan budaya tetapi membangun kreatifitas didalam membudayakan bahkan melestarikan tarian tumbu tanah itu sendiri”, ucap Hermus.

Disampaikan lagi sebagai bagian dari tanah Papua, wajib untuk melestarikan semua budaya Papua yang ada di tanah ini untuk membangun identitas diri.

“Khususnya suku besar Arfak yang terkenal dengan rumah kaki seribu, noken, tarian tumbu tanah itu yang perlu dilestarikan untuk membangun identitas kita di Kabupaten Manokwari. Kita juga memberdayakan potensi pemuda-pemudi yang ada di Manokwari agar sanggar di Manokwari membuat tarian tumbu tanah ini menjadi modern dan beradaptasi dengan jaman sekarang”, tutupnya. (ACM-2)

Artikel ini telah dibaca 410 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

HUT KE-75 HUMAS POLRI, POLRESTA MANOKWARI GELAR DONOR DARAH DAN BAKTI SOSIAL

20 Oktober 2026 - 11:15 WIT

Bupati Cup Futsal 2026 Resmi Dibuka, 73 Tim Pelajar Ikuti Kompetisi

17 Oktober 2026 - 07:44 WIT

Polresta Manokwari Siapkan Personel Jadi Agen Perlinsos, Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

13 Oktober 2026 - 18:26 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Rendani, Sejumlah Maskapai Batal Mendarat

13 Oktober 2026 - 00:37 WIT

Franciscus Tanuardus Kembali Maju sebagai Calon Ketua PSSI Papua Barat, Bidik Juara PON

12 Oktober 2026 - 20:08 WIT

Wabup Mugiyono Tegaskan Sasaran Pendidikan Gratis Manokwari dan Papua Barat Berbeda

12 Oktober 2026 - 14:20 WIT

Trending di MANOKWARI