Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 31 Agu 2022 13:35 WIT

Tindaklanjuti Temuan BPK, OPD di Manokwari Diberi Target MCP Capai 40%


 Tindaklanjuti Temuan BPK, OPD di Manokwari Diberi Target MCP Capai 40% Perbesar

MANOKWARI – Pemkab Manokwari menindaklanjuti hasil temuan BPK dan mengevaluasi laporan OPD terkait capaian kinerja program pencegahan korupsi (MCP). Semester ini capaian MCP Manokwari ditargetkan 40% hingga akhir September.

Dalam rapat evaluasi yang diikuti seluruh OPD dilingkup Pemkab Manokwari yang berlangsung di Ruang Sasana Karya, Rabu (31/8/2022), difokuskan kepada tindaklanjut terhadap temuan BPK RI yang masih harus diselesaikan oleh masing-masing OPD, terutama temuan yang masih ada dari pejabat lama dari tahun 2004.

Sekertaris Daerah Kabupaten Manokwari drg. Henri Sembiring menyampaikan ada sebanyak 81 temuan BPK RI Perwakilan Papua Barat di tahun 2021 dan setelah di tindaklanjuti tersisa 2 temuan yang masih harus di evaluasi kembali.

“Tahun 2021 ada sebanyak 81 temuan BPK dan sudah di tindaklanjuti seluruhnya, namun BPK sudah menerima dan menyisakan 2 temuan yang masih terus di evaluasi kembali”,ujar Sembiring.

Dirinya menambahkan, ada sebanyak 1.300 temuan yang diakumulasikan dari tahun 2004 dan sudah ditindaklanjuti sebanyak 900 temuan BPK. OPD tetap harus menindakalnjuti hasil temuan BPK sejak tahun 2004 silam walaupun sudah berganti kepemimpinan.

“Kinerja dari pimpinan OPD sejak tahun 2004 masih banyak hutang yang belum di tindaklanjuti, wajib hukumnya di tindaklanjuti pimpinan yang kini menjabat. Walau sudah bukan jaman pimpinan  sekarang namun harus tetap di tindaklanjuti. OPD juga harus proaktif jika Inspektorat menindaklanjuti dan melakukan evaluasi,” imbuhnya.

Kepala Inspektorat Kabupaten Manokwari Khumaidi menuturkan Kabupaten Manokwari berada di posisi ke 2 se-Papua Barat untuk MCP hingga semester ini, dengan capaian 33,37%,di tergetkan di September nanti dapat mencapai 40%.

“Banyak daerah mendapat teguran dari Inpektorat jendral kementerian dalam negeri, namun Kabupaten Manokwari tidak mendapat teguran. Capaian MCP di tahun 2021 Manokwari peringkat 2 di Papua Barat yaitu 65, 79 persen setelah Kabupaten Kaimana. Untuk semester 1 kita di peringkat 2, dengan capaian 33, 37 persen,  diberi target di akhir Sepetember bisa mencapai 40%”, tuturnya.

Dirinya menjelaskan bahwasanya banyak hasil temuan BPK yang merupakan temuan berulang. Ada 8 OPD yang akan di evaluasi untuk meningkatkan kualitas kinerja dari OPD lain.

“Di tahun 2020, Inspekorat sudah menindaklanjuti dan menfasilitasi  rekomendasi BPK kepada masing-masing OPD. Ada 8 OPD yaitu DPMK, PTSP, Bapedda, keuangan, BPJP, BKPP, BPKAD, Inspektorat yang harus sama-sama mengevaluasi diri dan bertukar pikiran untuk mencapai taget MCP dari BPK”, tutup Khumaidi.  (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 117 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

HUT KE-75 HUMAS POLRI, POLRESTA MANOKWARI GELAR DONOR DARAH DAN BAKTI SOSIAL

20 Oktober 2026 - 11:15 WIT

Bupati Cup Futsal 2026 Resmi Dibuka, 73 Tim Pelajar Ikuti Kompetisi

17 Oktober 2026 - 07:44 WIT

Polresta Manokwari Siapkan Personel Jadi Agen Perlinsos, Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

13 Oktober 2026 - 18:26 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Rendani, Sejumlah Maskapai Batal Mendarat

13 Oktober 2026 - 00:37 WIT

Franciscus Tanuardus Kembali Maju sebagai Calon Ketua PSSI Papua Barat, Bidik Juara PON

12 Oktober 2026 - 20:08 WIT

Wabup Mugiyono Tegaskan Sasaran Pendidikan Gratis Manokwari dan Papua Barat Berbeda

12 Oktober 2026 - 14:20 WIT

Trending di MANOKWARI