Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

HUKUM & KRIMINAL · 4 Okt 2022 07:59 WIT

Polda Papua Barat Terus Usut Pelaku Penyerangan Pekerja Jalan Bintuni-Maybrat


 Polda Papua Barat Terus Usut Pelaku Penyerangan Pekerja Jalan Bintuni-Maybrat Perbesar

MANOKWARI – Polda Papua Barat tengah mengusut dan melakukan penyelidikan maupun penyidikan terhadap kelompok pelaku yang mengakibatkan tewasnya 4 orang pekerja jalan trans Bintuni-Maybrat.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga menegaskan akan menegakkan hukuman yang setimpal kepada para pelaku kejahatan.

“Kita sudah kumpulkan beberapa data, dan kita sudah lakukan rapat evaluasi. Kita tunggu saja dalam waktu dekat kita lakukan tindakan-tindakan hukum yang diperlukan untuk memenuhi penegakan hukum, penyelidikan,penyidikan yang kita lakukan terhadap meninggalnya empat orang pekerja jalan di daerah Moskona Barat,” ungkapnya Daniel, Senin (3/10/2022).

Untuk senjata yang digunakan kelompok tersebut, Ia belum bisa menjelaskan lebih rinci menunggu adanya tindakan hukum.

“Apakah itu senjata rakitan atau organik, saya belum bisa jelaskan. Saya tidak bisa jelaskan secara meraba-raba, harus dibuktikan secara nyata setelah dilakukan penegakan hukum,” tuturnya.

Daniel menyebutkan bahwa situasi terkini di Moskona Barat tempat terjadinya penyerangan ke 14 pekerja jalan Bintuni-Maybrat sedang dilakukan pemulihan kondisi masyarakat, untuk memberikan bentuk keamanan dan kenyamanan khususnya daerah yang berbatasan dengan Kisor Maybrat.

“Kita berikan pemulihan kondisi seperti trauma healing,” sebutnya.

Orang nomor satu di Kepolisian daerah Papua Barat itu belum bisa menyimpulkan penyerang 14 pekerja jalan trans Bintuni-Maybrat merupakan bagian dari kelompok Kocu dan berkaitan dengan tragedi Kisor Maybrat pada September tahun 2021 lalu.

“Saya belum bisa simpulkan, saat ini kita masih mempelajari baik dari segi dan teknis dengan data sebelumnya di Kisor Maybrat. Kita masih mencocokkan data, foto-foto, kemudian rentetan kejadian yang terjadi di Kisor dengan kejadian di jalan Bintuni-Maybrat,” ujarnya.

“Kita keluar mereka masuk, kita masuk mereka minggir. Ini hanya menunggu waktu yang baik agar kita bisa laksanakan sebaik-baiknya sehingga tidak menimbulkan korban yang lain,” sambung Silitonga.

Dalam pengamanan pekerjaan proyek jalan, lanjut Silitonga saat ini TNI dan Polri sedang mengambil langkah untuk melakukan pengawalan.

“Dalam waktu dekat, kami akan berkoordinasi dengan balai-balai kemudian dinas PUPR yang mengerjakan proyek di daerah terdepan,” tutup Daniel. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 151 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Polda Papua Barat Kembali Amankan 19 Tersangka Tambang Ilegal Wariori

5 Agustus 2025 - 22:43 WIT

Diduga Terlilit Judol, Anggota Brimob Polda PB Nekat Curi Emas

23 Juli 2025 - 08:06 WIT

Penertiban Penambang Emas Ilegal Terus Berlanjut, Puluhan Tersangka Diamankan dan Jalani Persidangan

23 Juli 2025 - 07:26 WIT

2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari

14 Juli 2025 - 18:52 WIT

Tiga Pelaku Jaringan Curanmor Berhasil Diringkus Ditkrimum Polda Papua Barat

13 Mei 2025 - 11:34 WIT

Polda Papua Barat Berhasil Ungkap 2 Kasus Tindak Pidana Tambang Ilegal

17 Februari 2025 - 13:36 WIT

Trending di HUKUM & KRIMINAL