Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 4 Sep 2024 12:16 WIT

Film ‘Sepi Temukan Pagi’, Sebuah Dedikasi Seorang Bhabinkamtibmas


 Film ‘Sepi Temukan Pagi’, Sebuah Dedikasi Seorang Bhabinkamtibmas Perbesar

MANOKWARI – Polda Papua Barat melaunching Film ‘Sepi Temukan Pagi’ yang mengisahkan pengabdian dan dedikasi seorang anggota polisi di pelosok Papua.

Film yang disutradarai oleh Sukris Giantoro Sianturi, berhasil menggarap film dari kisah nyata dari seorang Babinkamtibmas yaitu Bripka Septianus Arui, dibawah perusahaan Jan Enes Film.

Lamek Dowansiba

Film ini diperankan oleh pemerah utama, Lamek Dowansiba yang juga seorang tokoh pemuda Papua. Diisi juga oleh Kaka Celo, Yewen, Mantan Karo Ops. Polda Papua Barat Kombes Pol.Erik Sully, Bripda Ella Marani, Briptu Hablum, yang sebagian besar juga merupakan anggota Polda Papua Barat.

Pj. Gubernur Papua Barat, Kapolda Papua Barat, Bupati Manokwari yang juga berpartisipasi mengisi didalamnya dan turut menyambut baik film ini.

Film tersebut dilaunching oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny Edison Isir,  yang diwakili Irwasda  Kombes Pol. Subandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dari film ini sebagai upaya untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada Polisi.

Film ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pendidikan dan membangun karakter generasi muda anak-anak Papua.

“Harapnya yang paling penting terbangunnya opini masyarakat terhadap personel Polda Papua Barat sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban, pelindung, pengayom, pelayan masyarakat serta penegak hukum yang profesional dan proporsional”, katanya.

Film ‘Sepi Temukan Pagi’, memiliki historis sangat dalam, yang syarat dengan pesan moralitas, spiritualitas dan humanis, yang diangkat dari seorang anggota polisi dimana telah menerima pin emas dari Kapolri atas prestasi Hoegeng Award tahun 2024.

“Film ini menceritakan kisah perjalanan hidup Septianus Arui, seorang putra Arfak anggota polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas, dan hadirnya film ini memiliki ikatan historis sangat dalam sehingga harapan dan kewibawaan film ini tetap terjaga”, ujarnya.

Sutradara Film, Sukris Giantoro Sianturi mengungkapkan dari pemutaran film ini menunjukkan pengabdian yang tulus dari seorang anggota Polri di daerah terpencil yaitu Kabupaten Tambrauw, dan itu dapat memutus stigma masyarakat terhadap Kepolisian.

“Masih banyak polisi baik di Indonesia, mungkin ada kesalahan yang dilakukan namun itu hanya perbuatan oknum”, ucapnya.

“Pesan moral yang di dapat banyak, terutama untuk mengabdi pada negara. Ini juga karya anak Papua sehingga masyarakat juga harus dukung”, pungkasnya.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ongky Isgunawan menyampaikan juga bahwa film ini tidak hanya untuk anggota kepolisian, namun akan juga berdampak kepada masyarakat dalam mensyukuri hidup.

“Ini tidak hanya untuk aparat , tapi masyarakat mendapatkan banyak hal dalam menjalani hidup, bersyukur, hidup yang hanya bisa bergantung kepada Tuhan”, jelas Kabid Humas.

Pemeran Sepi, Lamek Dowansiba yang baru pertama kali bermain disebuah film, mengungkapkan apresiasinya terutama kepada Kapolda Papua Barat dan sutradara yang bersama-sama menggarap film ini.

“Ini pertama kali saya main di Film. Ini pengalaman berharga, jarang kita mendapatkan kesempatan untuk bermain disebuah Film. Saya apresiasi Kapolda dan Sutradara “, ungkap Lamek.

Film ‘Sepi Temukan Pagi’, akan tayang perdana di wilayah Papua yaitu Jayapura, Manokwari, Sorong, pada tanggal 9-12 September 2024, yang tiketnya dapat dibeli di Tokoevent.id . (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 188 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Tim Pemekaran Targetkan Kabupaten Pegunungan Meyah Terwujud Sebelum Tahun 2030

22 September 2026 - 19:29 WIT

Kapolda Papua Barat Tekankan Pencegahan Kecelakaan dan Disiplin Personel di Jalan Raya

22 September 2026 - 18:03 WIT

Ratusan Warga Suku Meyah Datangi MRPB, Minta Rekomendasi Adat Pembentukan Kabupaten Pegunungan Meyah

22 September 2026 - 17:59 WIT

FUN RUN 5K HUT ke-81 TNI Jadi Momentum Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

19 September 2026 - 11:34 WIT

Yosias Saroy Ajak Semua Pihak Bersatu, Struktur KONI Papua Barat Segera Dilengkapi

18 September 2026 - 18:54 WIT

Musorprovlub KONI Papua Barat Dinyatakan Sah, Tahapan Pemilihan Telah Sesuai AD/ART

18 September 2026 - 18:00 WIT

Trending di PAPUA BARAT