Menu

Mode Gelap
Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway Akhiri Pencarian, Yanto Idorway Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia Si Jago Merah Lalap Mes Karyawan Toko Sulindah, Satu Truk Ikut Hangus Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi

PAPUA BARAT · 28 Jul 2026 06:06 WIT

Giliran Honorer Tahun 2022 Hingga 2024 Pemprov Papua Barat Pertanyakan Nasib Mereka


 Giliran Honorer Tahun 2022 Hingga 2024 Pemprov Papua Barat Pertanyakan Nasib Mereka Perbesar

MANOKWARI, acemo.co.id – Setelah 1.299 tenaga honorer formasi tahun 2021 Pemprov Papua Barat yang telah diangkat resmi menjadi Aparatur Sipil Negara melalui penyerahan SK oleh Gubernur Dominggus Mandacan pada Selasa 7 Juli lalu, kini giliran para tenaga honorer formasi tahun 2022 hingga 2024 yang diperkirakan berjumlah ribuan orang, muncul dengan keinginan agar diangkat juga menjadi Aparatur Sipil Negara.

Usai berdialog dengan para tenaga honorer formasi 2022 hingga 2024 yang dilakukan di halaman Kantor Gubernur di Arfai Manokwari, Senin (27/7/2026), kepada para wartawan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua Barat, Herman Sayori mengatakan telah menerima laporan dari koordinator tenaga honorer formasi 2022-2024 terkait jumlah mereka sebanyak 607 orang namun ternyata jumlah tersebut belum termasuk data dari 8 OPD.

” Tadi kami sudah berdialog dan kordinator sampaika mereka ada 607 orang, tapi ternyata belum termasuk 8 OPD sehingga kami pun sudah lakukan hitungan kasar ada sekitar 1.245 orang,” jelasnya.

Untuk itu, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua Barat melakukan hitungan kasar yang hasilnya diperkirakan jumlah tenaga honorer tahun formasi 2022 hingga 2024 berjumlah 1.245 orang, terdiri dari tenaga honorer guru sebanyak 365 orang, tenaga kesehatan berjumlah 100 orang lebih dan jumlah honorer dari 8 OPD berjumlah 850 orang.

Walau belum secara resmi diserahkan kepada Gubernur Dominggus Mandacan namun jumlah tenaga honorer formasi tahun 2022 hingga 2024 yang diperkirakan mencapai ribuan orang telah menimbulkan pekerjaan rumah baru bagi Pemprov Papua Barat.

” Kami belum laporkan ke Bapak Gubernur terkait honorer 2024 ink, karena masih fokus selesaikan administasi dari beberapa orang formasi 1.299 yang ada kesalahan, nanti kalau sudah selesao masalah ini, baru kami laporkan,” tambahnya.

Pasalnya selain baru saja dilakukan pengangkatan kepada sebanyak 1.299 tenaga honorer dan P3K formasi tahun 2021 yang dilakukan melalui penyerahan SK yang dilakukan oleh Gubernur Dominggus Mandacan pada Selasa 7 Juli lalu, saat ini masih ada pekerjaan yang tersisa karena dari jumlah yang diangkat tersebut, sebanyak 50 calon Aparatur Sipil Negara masih memiliki masalah administrasi sehingga Badan Kepegawaian Daerah sedang memfokuskan pada penyelesaian masalah tersebut. (Lucas Joostensz )

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

50 dari 1.299 CPNS Pemprov Papua Barat Yang Diangkat Ternyata Bermasalah di Administrasi

28 Juli 2026 - 06:14 WIT

Plt.Kakanwil Kemenag PB Apresiasi Tiga Event Keagamaan Berjalan Lancar, Bukti Kerukunan Umat Terjaga

13 Juli 2026 - 07:18 WIT

3 Tahun, 22 Guru SMA Kasuari Nusantara dan SMANKOR Tidak Terima Tunjangan & Tidak Naik Pangkat

10 Juli 2026 - 21:17 WIT

Beasiswa 1.950 Mahasiswa Asli Papua Program Papua Barat Cerdas Siap Disalurkan

10 Juli 2026 - 20:15 WIT

Gubernur Mandacan Gelar Rakor OPD Bahas Percepatan Realisasi Program 3PB

10 Juli 2026 - 19:09 WIT

Belanja Pegawai Pemprov Papua Barat Aman Dikisaran 30% Sesuai UU No.1 Tahun 2022

8 Juli 2026 - 03:56 WIT

Trending di PAPUA BARAT