Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 16 Jun 2022 19:54 WIT

Ironis, Bantu Padamkan Api Saat Kebakaran Malah Jadi Korban Penjarahan


 Ironis, Bantu Padamkan Api Saat Kebakaran Malah Jadi Korban Penjarahan Perbesar

MANOKWARI – Peristiwa Kebakaran yang terjadi di Amban, kompleks mess PT. Sawitomas, Kamis (16/6/2022) dini hari tadi, malah menjadi kesempatan orang tak dikenal untuk menjarah barang yang ada di sekitar lokasi kebakaran.

Josua (22), seorang mahasiswa semester akhir di Universitas Papua (Unipa) mengalami kejadian yang kurang mengenakkan. Bagaimana tidak, saat sedang berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke rumah kosnya, justru mengalami penjarahan orang tak dikenal.

“Kos ku hampir terbakar, barang-barang ludes semua. Kebakarannya di sebelah, kami berusaha padamkan. Malahan ada orang yang masuk bongkar kamar, barangku semua hilang”, kata Josua saat dikonfirmasi media ini.

Dirinya menceritakan kronologi yang dialamainya saat melihat segelintir orang tak kenal masuk ke dalam kos dan mengambil sejumlah barang dari dalam kosnya.

“ Sekitar pukul setengah tiga dini hari kebakaran, jadi aku mengungsikan barang-barang yang bisa ku bawa. Lalu banyak orang yang tidak ku kenal berdatangan di area kebakaran. Pas kami lagi madamkan api, ada orang keluar masuk ke dalam rumah membawa barang-barang yang ada di dalam”, kata pemuda asal Medan tersebut.

Beruntung Kos-kosan berlantai 2 tersebut tidak ikut terbakar karena kesigapan warga yang berusaha memadamkan api sebelum menjalar lebih jauh ke rumah lain.

Josua menyayangkan sikap oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang mengambil kesempatan saat peristiwa kebakaran yang merengut 1 korban jiwa itu. Tidak hanya dirinya, nasib serupa juga dialami beberapa penghuni kos yang berdempetan dengan TKP kebakaran.

“Barang di kos ku banyak yang hilang, motor, pakaian bahkan sepatu diambil. Rumah yang di lantai 1, di dobrak lalu barangnya juga di ambil, dispenser, ricecooker”, tambahnya.

Josua mengaku hanya bisa pasrah dengan kejadian yang menimpanya, meski beruntung tidak menjadi mengalami kebakaran namun semua barang di kosnya lenyap digasak sejumlah orang yang memanfaatkan peristiwa tersebut.

 

Diketahui, kebakaran yang diduga berasal dari korsleting listrik ini menghanguskan seluruh bangunan dan kendaraan yang terparkir di halaman. kerugian material berupa 9 petak mess karyawan ,14 kontrakkan, 1 kantor, roda empat sebanyak 2 unit, roda dua sebanyak 4 unit dan 1 unik truk tronton dengan total kerugian ditaksir sebesar Rp.2 Milyar. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 1,359 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

HUT KE-75 HUMAS POLRI, POLRESTA MANOKWARI GELAR DONOR DARAH DAN BAKTI SOSIAL

20 Oktober 2026 - 11:15 WIT

Bupati Cup Futsal 2026 Resmi Dibuka, 73 Tim Pelajar Ikuti Kompetisi

17 Oktober 2026 - 07:44 WIT

Polresta Manokwari Siapkan Personel Jadi Agen Perlinsos, Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

13 Oktober 2026 - 18:26 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Rendani, Sejumlah Maskapai Batal Mendarat

13 Oktober 2026 - 00:37 WIT

Franciscus Tanuardus Kembali Maju sebagai Calon Ketua PSSI Papua Barat, Bidik Juara PON

12 Oktober 2026 - 20:08 WIT

Wabup Mugiyono Tegaskan Sasaran Pendidikan Gratis Manokwari dan Papua Barat Berbeda

12 Oktober 2026 - 14:20 WIT

Trending di MANOKWARI