MANOKWARI – Kapolresta Manokwari buka palang akibat tabrak lari yang membuat warga menutup jalan Poros Trans Manokwari – Sorong tepatnya di Kampung Wariori Indah Distrik Masni, Minggu (10/9/2023).
Kapolresta Manokwari Kombes Pol. Rivadin Benny Simangunsong dengan sigap selalu menindak tegas aksi pemalangan yang terjadi di Kabupaten Manokwari seperti halnya yang terjadi di Kampung Wariori. Bersama jajaran, Kapolresta melakukan negosiasi bersama masyarakat dan keluarga korban laka lantas untuk membuka pemalangan.
Sebelumnya, terjadi pemalangan di Jalan Poros Trans Manokwari – Sorong tepatnya di Kampung Wariori Indah Distrik Masni akibat kejadian Kecelakaan Lalu Lintas ( Tabrak Lari ), pada Sabtu (9/9/2023) sekitar pukul 19.30 WIT, dengan korban berinisial YY, sehingga mengalami luka – luka dan di rawat di Rumah Sakit Provinsi Papua Barat. Keluarga yang tidak terima melakukan pemalangan jalan, hingga arus lalu lintas lumpuh total.
Dari negosiasi yang dilakukan keluarga korban meminta kepada pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku tabrak lari untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Kapolresta Manokwari Kombes Pol. Rivadin Benny Simangunsong menuturkan bahwa Manokwari adalah kota Injil sehingga aksi pemalangan tidak mencerminkan hal baik. Dirinya meminta agar keluarga dan masyarakat segera membuka palang.
“Manokwari ini kota Injil, kalau palang tidak dibuka, saya akan buka paksa. Jangan karena pemalangan jadi ada maslaah baru, pelaku bisa di pidana” ujarnya.
Negosiasi berhasil, masyarakat bersama anggota kepolisian bersama-sama membuka palang dan mengangkut material yang menghalangi jalan. Arus lalu lintas pun kembali lancar. (ACM_2)






















