Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

PAPUA BARAT · 12 Des 2023 10:52 WIT

Kejaksaan Tinggi Papua Barat Gelar Rakerda Bahas Evaluasi dan Program Kerja 2024


 Kejaksaan Tinggi Papua Barat Gelar Rakerda Bahas Evaluasi dan Program Kerja 2024 Perbesar

MANOKWARI – Kejaksaan Tinggi Papua Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) guna membahas dan mengevaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi seluruh satker Kejaksaan di wilayah Papua Barat, Selasa (12/12/2023).

Rakerda dibuka oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Harli Siregar bersama seluruh Kepala Kejaksaan Negeri Se-Papua Barat dan Papua Barat Daya, dalam rangka menindaklanjuti surat Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : B-162/A/Cr.2/11/2023 tanggal 20 Nopember 2023.

Dalam arahannya, Kajati Harli Siregar menyampaikan Rakerda ini adalah laporan data capaian kinerja tahun 2023, penyusunan proyeksi kebutuhan riil Tahun Anggaran 2024, Inventarisasi capaian kinerja  Tahun Anggaran  2022, capaian kinerja semester I Tahun Anggaran 2023, termasuk perkiraan capaian kinerja semester II Tahun Anggaran 2023 pada Kejaksaan Tinggi Se- Papua Barat,

“Rakerda ini untuk melakukan refleksi, evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di daerah. Kemudian akan mengambil langkah kongkrit yang akan dilakukan di tahun 2024”, ujarnya.

Rapat ini menjadi forum rapat tertinggi dalam memberikan laporan dari setiap satker yang ada dan dikompilasi untuk diteruskan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan bahan masukan pada rapat kerja nasional yang akan datang.

“Rapat ini sangat strategis dan penting, bagaimana menghimpun setiap persoalan yang ada di daerah dan solusi juga saran yang akan diberikan Papua Barat ke tingkat pusat”, tutur Kajati.

“Kita refleksikan selama kerja satu tahun termasuk melakukan proyeksi di tahun 2025, jadi anggaran di tahun 2024 sudah ada nah proyeksi di 2025 akan disusun dan disusulkan semua daerah”, tambahnya.

Disingung soal target kerja selama tahun 2023, Kajati mengungkapkan bahwa penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Papua Barat melebihi target namun penanganan kasus tidak terfokus pada target namun penyelesaian perkaya yang cepat dan tepat.

“Untuk target, Papua Barat sudah melebihi target, dimana untuk tindak pidana korupsi data penyidikan ada sebanyak 28. Padahal setiap satker memiliki 1 target penyidikan. Sebenernya jika di hitung kita sudah melebihi target,” ujarnya.

“ Tetapi kita tidak mau terfokus pada target tetapi kita komitmen menjadi garda terdepan untuk tindak pidana korupsi dan demikian pula satker lain, seperti DPO yang sudah dilakukan termasuk intelijen melakukan fungsi-fungsinya dan satker lain”, tukas Harli Siregar. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

HUT ke-81 TNI, Kasdam XVIII/Kasuari Tekankan Profesionalisme, Sinergi dan Kesiapan Prajurit

5 Oktober 2026 - 12:23 WIT

Lamekh Dowansiba Tegaskan Dukung Penuh Pembentukan DOB Kabupaten Pegunungan Meyah

1 Oktober 2026 - 18:19 WIT

Tim Pemekaran DOB Pegunungan Meyah Serahkan Dokumen Aspirasi ke Anggota DPD RI

1 Oktober 2026 - 18:17 WIT

Job Fair Pemprov Papua Barat 2026 Sukses Salurkan Ratusan Pekerja Baru

1 Oktober 2026 - 18:14 WIT

Polda Papua Barat dan Wartawan Perkuat Sinergi Kemitraan melalui Kopi Inspirasi

30 September 2026 - 19:35 WIT

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway

28 September 2026 - 10:44 WIT

Trending di PAPUA BARAT