Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

PAPUA BARAT · 22 Des 2023 08:17 WIT

Kejati Papua Barat Gelar Upcara Hari Ibu, Apresiasi Peran Perempuan Indonesia


 Kejati Papua Barat Gelar Upcara Hari Ibu, Apresiasi Peran Perempuan Indonesia Perbesar

MANOKWARI – Kejaksaan Tinggi Papua Barat menggelar Apel pagi peringati hari Ibu ke-95 tahun yang jatuh pada hari ini, Jumat (22/12/2023) juga sebagai momen apresiasi kepada perempuan Indonesia atas peran, dedikasi, serta kontribusinya bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Setiap tanggal 22 desember diperingati sebagai hari Ibu (PHI) seraya mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan, yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Apel yang di pimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Harli Siregar, membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan RI. Dirinya menjelaskan bahwa PHI didasari oleh momentum diselenggarakannya kongres perempuan pertama pada 22 desember 1928 di Yogyakarta, sebuah titik penting pergerakan Perempuan, menandai babak baru bangkitnya gerakan perempuan Indonesia untuk berorganisasi secara demokratis tanpa perbedaan. Momentum bersejarah ini kemudian ditetapkan sebagai hari ibu oleh Presiden Soekarno.

“Diperingatinya hari Ibu setiap tahunnya diharapkan dapat menjadi daya ungkit untuk mendorong semua pemangku kepentingan dan masyarakat luas, agar memberikan perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor Pembangunan”, ujarnya.

PHI ke- 95 tahun 2023 masih mengangkat tema “perempuan berdaya, Indonesia maju”, didasari oleh situasi dan kondisi di masyarakat saat ini, manakala persoalan kekerasan terhadap perempuan, kesenjangan akses ekonomi perempuan, dan keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan masih sangat tertinggal dibandingkan laki-laki.

“Di Indonesia, telah banyak perempuan yang memiliki peran dan posisi strategis, ini membuktikan bahwa perempuan, apabila diberi peluang dan kesempatan, mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri”,katanya.

“Equal partnership” mencerminkan bagaimana perempuan Indonesia bersama kaum laki-laki berperan membangun bangsa, sekaligus juga berperan aktif membangun kesejahteraan dan menjalin hubungan yang erat dengan berbagai bangsa di dunia.

“Saya ingin mengajak semua masyarakat, khususnya kaum perempuan indonesia untuk terus berkarya, mampu menjaga sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri dan meningkatkan kualitas dan kapabilitas dirinya. Sekarang adalah waktunya bagi perempuan untuk memberi warna tersendiri bagi pembangunan bangsa ini melalui peran dan karya nyata”, tutur Kajati. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

HUT ke-81 TNI, Kasdam XVIII/Kasuari Tekankan Profesionalisme, Sinergi dan Kesiapan Prajurit

5 Oktober 2026 - 12:23 WIT

Lamekh Dowansiba Tegaskan Dukung Penuh Pembentukan DOB Kabupaten Pegunungan Meyah

1 Oktober 2026 - 18:19 WIT

Tim Pemekaran DOB Pegunungan Meyah Serahkan Dokumen Aspirasi ke Anggota DPD RI

1 Oktober 2026 - 18:17 WIT

Job Fair Pemprov Papua Barat 2026 Sukses Salurkan Ratusan Pekerja Baru

1 Oktober 2026 - 18:14 WIT

Polda Papua Barat dan Wartawan Perkuat Sinergi Kemitraan melalui Kopi Inspirasi

30 September 2026 - 19:35 WIT

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway

28 September 2026 - 10:44 WIT

Trending di PAPUA BARAT