Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 5 Agu 2024 13:39 WIT

Kepala Suku Anggi dan Warga Gerebek Oknum TNI Diduga Jual Miras di Pegaf


 Kepala Suku Anggi dan Warga Gerebek Oknum TNI Diduga Jual Miras di Pegaf Perbesar

PEGAF – Kepala Suku Anggi, April Indouw bersama puluhan warga Anggi melakukan penggerebekan di asrama Kodim 1812/Pegaf dan menangkap 2 oknum anggota TNI yang diduga menjual miras di wilayah Pegunungan Arfak, Minggu (4/8/2024). Video penggerebekan tersebut viral dan beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, Kepala Suku Anggi menegaskan tidak ingin miras beredar di Pegaf karena selain akan merusak masa depan generasi muda, di Kabupaten Pegaf sendiri terdapat tiga wilayah peradaban injil di 4 suku yaitu hatam, moiley, meyah dan soub.

Kapolsek Anggi, Ipda Muh. Haerun Amin yang dikonfirmasi media ini membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, usai penggerebekan kedua oknum tersebut di giring ke Polsek Anggi untuk diproses. Namun demikian dirinya memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa jika yang bersangkutan adalah anggota Kodim 1812/pegaf sehingga akan diproses oleh POM AD.

Oknum TNI mencoba menjelaskan tuduhan yang dialamatkan massa kepada dirinya sesaat setelah digiring ke Polsek Anggi.

Lebih lanjut Ipda Haerun menjelaskan, kejadian bermula dari massa yang dipimpin Kepala Suku Anggi melakukan swiping ditempat-tempat yang dicurigai sebagai tempat penjualan miras. 

Massa lalu menuju kamp Sawitomas dan mendapati minum keras sebanyak 40 botol jenis vodka. Kemudian massa menuju ke asrama Kodim 1812/pegaf dan mendapati 5 liter miras CT sehingga massa pun mengamankan 2 oknum anggota TNI yang diduga sebagai penjual miras.

” Iya benar, kejadiannya kemarin dan Kami intinya hanya mengamankan situasi dan oknum TNI dari amukan masyarakat. Saat ini dua oknum yang bersangkutan sudah di tahan di Kodim bukan di Polsek,” jelas Kapolsek Anggi, Senin (5/8/2024).

Barang bukti miras yang diamankan warga saat melakukan penggerebekan yang diserahkan ke Polsek Anggi

Selanjutnya, Ia bersama anggota melakukan pengejaran dan menangkap terduga oknum penjual miras berinisial AL yang diduga menjual miras di kamp Sawitomas.

” Kami pun melakukan pengejaran dan penangkapan terduga pelaku penjual miras dan mengamankannya di Polsek untuk dimintai keterangan dari mana asal kepemilikan barang haram tersebut,” tambahnya.

Pada malam harinya, Kepala Suku Anggi bersama masyarakat mendatangi Polsek Anggi untuk melihat terduga pelaku tersebut, dan selanjutnya menjamin situasi keamanan di Distrik Anggi.

Sementara itu, Dandim 1812/Pegaf Letkol Inf. Alexander Eko Setiawan yang dikonfirmasi via seluler belum memberikan respon terkait informasi tersebut.(ACM)

Artikel ini telah dibaca 988 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Tim Pemekaran Targetkan Kabupaten Pegunungan Meyah Terwujud Sebelum Tahun 2030

22 September 2026 - 19:29 WIT

Kapolda Papua Barat Tekankan Pencegahan Kecelakaan dan Disiplin Personel di Jalan Raya

22 September 2026 - 18:03 WIT

Ratusan Warga Suku Meyah Datangi MRPB, Minta Rekomendasi Adat Pembentukan Kabupaten Pegunungan Meyah

22 September 2026 - 17:59 WIT

FUN RUN 5K HUT ke-81 TNI Jadi Momentum Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

19 September 2026 - 11:34 WIT

Yosias Saroy Ajak Semua Pihak Bersatu, Struktur KONI Papua Barat Segera Dilengkapi

18 September 2026 - 18:54 WIT

Musorprovlub KONI Papua Barat Dinyatakan Sah, Tahapan Pemilihan Telah Sesuai AD/ART

18 September 2026 - 18:00 WIT

Trending di PAPUA BARAT