Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 30 Sep 2022 09:42 WIT

Pembangunan Capai 75%, Pasar Darurat Wosi Segera Diresmikan


 Pembangunan Capai 75%, Pasar Darurat Wosi Segera Diresmikan Perbesar

MANOKWARI – Pasar darurat Wosi akan segera diresmikan pada gelaran bulan bakti gotong royong jelang HUT Manokwari ke-124, dimana progres pengerjaannya sudah mencapai 75%.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Manokwari Hermus Indou baru-baru ini, pasar darurat yang dibangun Pemkab Manokwari itu kini pengerjaannya sudah mencapai 75 persen. Direncanakan peresmian pasar darurat tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan bulan bakti gotong royong.

“Pembangunan pasar darurat Wosi sudah sekira 75 persen, kita pastikan satu bulan dari sekarang dapat diresmikan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan bulan bakti gotong royong,” jelasnya.

Ia menyebutkan, pasar tersebut hanya digunakan sementara sembari menunggu pembangunan pasar Wosi yang rencananya akan dibangun pada tahun 2024 itu selesai.

“Pasar itu diharapkan dapat digunakan sementara, karena saya pastikan kalau tidak halangan pasar Wosi akan dibangun secara representatif pada tahun 2024 setelah pembangunan pasar Sanggeng selesai,” jelasnya.

Tak hanya pasar Wosi, Hermus juga menuturkan pihaknya juga akan  membangun pasar Sanggeng sebagai ikon Manokwari.

“Pasar Sanggeng dipastikan untuk lelang dininya oleh Kementerian PUPR khususnya Balai BPPUW Papua Barat bisa mempercepat pembangunan selama dua tahun yakni tahun 2023 dan 2024,” tuturnya.

Ia memastikan pasar Sanggeng dapat dioperasikan dan sebagian pedagang dari pasar Wosi pun dapat ditampung di pasar Sanggeng, mengingat kapasitas pasar sanggeng yang cukup besar.

Hermus menyebut, membangun pasar Sanggeng atau pasar Wosi, bukan hanya melayani kebutuhan pedagang yang berjualan di tempat itu, melainkan juga menjawab kebutuhan masyarakat Manokwari.

“Jika kita membangun kedua pasar ini dengan baik, kita sudah melayani seluruh masyarakat di Kabupaten Manokwari, bukan hanya masyarakat Manokwari, tetapi juga masyarakat Kabupaten Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Tambrauw. Jadi artinya kalau kita membangun dua pasar ini, kita sudah menjangkau pelayanan kabupaten disekitar Ibu Kota Provinsi Papua Barat,” tutup Hermus. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Bupati Cup Futsal 2026 Resmi Dibuka, 73 Tim Pelajar Ikuti Kompetisi

17 Oktober 2026 - 07:44 WIT

Polresta Manokwari Siapkan Personel Jadi Agen Perlinsos, Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

13 Oktober 2026 - 18:26 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Rendani, Sejumlah Maskapai Batal Mendarat

13 Oktober 2026 - 00:37 WIT

Franciscus Tanuardus Kembali Maju sebagai Calon Ketua PSSI Papua Barat, Bidik Juara PON

12 Oktober 2026 - 20:08 WIT

Wabup Mugiyono Tegaskan Sasaran Pendidikan Gratis Manokwari dan Papua Barat Berbeda

12 Oktober 2026 - 14:20 WIT

HUT ke-27 Papua Barat, Wabup Mugiyono Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan dan Kesejahteraan

12 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Trending di MANOKWARI