Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 8 Nov 2022 16:57 WIT

Unik, Peserta Upacara Peringatan HUT Manokwari Ke-124 Kenakan Noken dan Mahkota


 Unik, Peserta Upacara Peringatan HUT Manokwari Ke-124 Kenakan Noken dan Mahkota Perbesar

MANOKWARI – Ciri khas Papua berupa Noken dan Mahkota dikenakan peserta saat upacara bendera memperingati Hari Jadi Kota Manokwari ke-124, yang digelar di halaman kantor Bupati, Selasa (8/11/2022).

Mulai dari ASN, tenaga honorer serta mitra pemerintah hadir dengan menggunakan noken dan mahkota yang beragam. Bupati Manokwari Hermus Indou yang bertindak sebagai Inspektur upacara juga menggunakan etnik yang sama di ikuti Wakil Bupati Manokwari dan Sekda Manokwari.

Bupati Manokwari Hermus Indou menuturkan pemakaian noken dan mahkota ini sebagai perwujudan identitas masyarakat Papua yang harus dilestarikan.


Dikatakan Hermus, Visi Manokwari adalah sebagai pusat peradaban dan ibu kota Provinsi Papua Barat yang berbudaya. Dirinya pun mengutip pernyataan Bung Karno, bahwasanya kita berdaulat secara politik tetapi juga berkepribadian secara budaya.

” Ini harus diimplementasikan kepada seluruh masyarakat bahwa budaya ini adalah kekayaan dan identitas kita,” ujarnya.

Dirinya juga berpesan agar budaya Papua harus dikembangkan hingga anak cucu, agar tidak meninggalkan jati diri orang Papua.

“Kita menggunakan noken dan mahkota yang merupakan ciri khas orang Papua. Mari kita sebarkan identitas ini kepada masyarakat dan anak cucu kita walau di tengah perubahan dunia yang besar, tidak meninggalkan jati diri dan budaya yang ada,” pesannya.

Sementara Kepala Suku Maybrat Marthen Nauw yang turut menghadiri upacara HUT Manokwari mengatakan bahwa hal ini sangat positif untuk menunjukan jati diri orang asli Papua tanpa membedakan suku yang satu dan lainnya.

“Itu menunjukan jati diri masing-masing suku, ini bagus sekali di buat begini untuk menunjukan jati diri asli papua, itu menunjukan semua yang ada di sini orang Papua,” kata Nauw.


“Kita harus mengikuti moto Bupati dan Wakil Bupati yaitu Manokwari untuk semua Semua untuk Manokwari dimana seluruh ,” sambungnya.

Upacara peringatan hari jadi Kota Manokwari di mulai pada pukul 8.30 WIT ditandai dengan pengibaran bendera oleh para Alumni Institut Pemerintahan yang kini bekerja sebagai ASN Pemkab Manokwari.

Bertindak sebagai pemimpin upacara, Semuel Aronggear yang kesehariannya menjabat sebagai Kepala Bagian Pemerintahan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Manokwari. Samuel Aronggear adalah alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri angkatan ke 17.

Turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Manokwari dan anggota legislatif, Kapolres Manokwari, perwakilan Kodim 1801 Manokwari, Kafasharkan Manokwari, Kabasarnas Manokwari, para kepala suku dan mitra pemerintah. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 197 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Bupati Cup Futsal 2026 Resmi Dibuka, 73 Tim Pelajar Ikuti Kompetisi

17 Oktober 2026 - 07:44 WIT

Polresta Manokwari Siapkan Personel Jadi Agen Perlinsos, Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

13 Oktober 2026 - 18:26 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Rendani, Sejumlah Maskapai Batal Mendarat

13 Oktober 2026 - 00:37 WIT

Franciscus Tanuardus Kembali Maju sebagai Calon Ketua PSSI Papua Barat, Bidik Juara PON

12 Oktober 2026 - 20:08 WIT

Wabup Mugiyono Tegaskan Sasaran Pendidikan Gratis Manokwari dan Papua Barat Berbeda

12 Oktober 2026 - 14:20 WIT

HUT ke-27 Papua Barat, Wabup Mugiyono Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan dan Kesejahteraan

12 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Trending di MANOKWARI