MANOKWARI,acemo.co.id — Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., mengunjungi SMA Negeri 2 Manokwari, Selasa (20/10/2026), dalam rangka Program Polisi Peduli Pendidikan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Papua Barat untuk memperkuat kepedulian terhadap dunia pendidikan sekaligus membangun kedekatan dan kemitraan antara Polri, pihak sekolah, guru, orang tua, dan para pelajar.
Dalam kunjungan itu, Kapolda Papua Barat berinteraksi langsung dengan kepala sekolah, para guru, serta siswa dan siswi SMA Negeri 2 Manokwari. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk memberikan motivasi sekaligus pesan kepada para pelajar agar serius menempuh pendidikan dan mempersiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa.
Kapolda menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berperan dalam meningkatkan pengetahuan, tetapi juga menjadi fondasi dalam membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas generasi muda.
Para pelajar juga diingatkan untuk menghormati guru dan orang tua, menjaga pergaulan, serta menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat menghambat masa depan.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Manfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, hormati guru dan orang tua, serta jaga diri dan pergaulan,” pesan Kapolda dalam arahannya.
Kehadiran Polri di sekolah juga diarahkan untuk mendorong terciptanya suasana pendidikan yang aman dan kondusif. Lingkungan sekolah yang nyaman dinilai penting agar para siswa dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal.
Program Polisi Peduli Pendidikan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat pendekatan Polri yang humanis, komunikatif, dan partisipatif. Polri tidak hanya menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam bidang keamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., mengatakan Program Polisi Peduli Pendidikan merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
Menurutnya, program tersebut juga sejalan dengan semangat Quick Wins dan penguatan program 100 Hari Kapolri yang menekankan peningkatan kualitas pelayanan serta kedekatan Polri dengan masyarakat.
“Melalui program Polisi Peduli Pendidikan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif bersama masyarakat dalam mendukung pendidikan dan mempersiapkan masa depan generasi muda,” ujar Trihadi.
Ia berharap para pelajar dapat terus belajar dengan tekun, menghormati guru dan orang tua, serta menjauhi perilaku negatif yang berpotensi menghambat masa depan.
Trihadi menambahkan, keterlibatan Polri dalam lingkungan pendidikan juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan kemitraan yang positif dengan masyarakat.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat, termasuk lingkungan sekolah dan keluarga. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan positif,” katanya.
Selain memberikan motivasi kepada para pelajar, Kapolda Papua Barat juga menyerahkan masker secara simbolis kepada siswa dan siswi SMA Negeri 2 Manokwari. Penyerahan masker tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan pelajar sekaligus mendorong kesadaran untuk menjaga kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Melalui Program Polisi Peduli Pendidikan, Polda Papua Barat berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kemitraan dengan lingkungan pendidikan serta masyarakat luas.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Papua Barat yang cerdas, disiplin, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap keamanan serta kemajuan lingkungan di sekitarnya. (Rls)






















