Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 21 Sep 2021 23:48 WIT

Masyarakat Pulau Raam Keluhkan Minimnya Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan serta Transportasi Laut


 Masyarakat Pulau Raam Keluhkan Minimnya Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan serta Transportasi Laut Perbesar

SORONG – Masyarakat di Kelurahan Raam Distrik Kepulauan Kota Sorong mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah daerah kepada wilayah tersebut. Pasalnya pelayanan kesehatan dan pendidikan tidak bisa dirasakan secara maksimal oleh masyarakat di wilayah tersebut.

Hal itu diungkapkan salah satu tokoh masyarakat, M.Usman Danu dalam penjaringan aspirasi yang dilaksanakan oleh Anggota MRPB Dapil Kota Sorong, Perwakilan Pokja Perempuan, Arlince Paulina Osok,S.IP dan Perwakilan Pokja Adat, Soleman Sani,S.Pak belum lama ini di kelurahan Raam.

M. Usman Danu, Tokoh Masyarakat Kelurahan Raam

Dalam penyampaiannya, Usman mengatakan petugas medis yang berada pustu kelurahan Raam jarang berada ditempat,sehingga untuk mendapatkan pelayanan medis mereka terpaksa harus menyebrang ke pulau Dum atau ke Kota Sorong.

” Untuk kerukunan umat beragama disini, kami kristen dan islam hidup berdampingan dan rukun saling menjaga. Hanya saja kendalanya sampai sekarang disini tidak ada petugas medis di pustu. Jadi kalau ada yang sakit, kami harus menyebrang ke Dum atau ke kota, belum lagi cuaca dan gelombang makanya sering kali di perjalanan pasien sudah meninggal” tutur Usman.

Sementara itu, Plt. Lurah Raam, Jhonny R. Safkaur,Amd.Ts menyampaikan selain masalah kesehatan, tidak kalah penting adalah kendala transportasi penyebrangan dan belum adanya jenjang pendidikan SMP di wilayah tersebut, sehingga anak-anak usia SMP harus menyebrang ke Kota Sorong untuk mengenyam pendidikan.

Plt. Lurah Raam, Jhonny R. Safkaur,Amd. Ts.

” selain kesehatan, kendala utama disini belum ada transportasi penyebrangan umum atau taksi laut, sehingga masyarakat yang menyebrang terpaksa menumpang di perahu milik nelayan. Jadi kalau bisa ada bantuan perahu untuk transportasi masyarakat” beber Jhonny.

” Tidak hanya itu, disini juga tidak ada SMP, padahal anak usia itu cukup banyak dan mereka harus ke kota untuk sekolah, belum lagi kalau gelombang tinggi, pernah terjadi perahu mereka terbalik. Kami harap dengan kunjungan pertama kali anggota MRPB ini bisa menjawab kendala yang kami hadapi disini” imbuhnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, anggota MRP-PB Dapil Kota Sorong Perwakilan Pokja Adat, Soleman Sani,S.Pak mengatakan akan melanjutkan aspirasi mereka sesuai mekanisme yang ada sehingg kesulitan yang dialami masyarakat di wilayah distrik kepulauan khususnya kelurahan Raam, bisa dijawab oleh Pemda.

Anggota MRPB Dapil Kota Sorong, Perwakilan Pokja Adat, Soleman Sani, S.Pak

” sebagai utusan dari dapil sorong, kami akan berusaha mendorong aspirasi masyarakat di kelurahan Raam melalui mekanisme yang ada, khususnya beberapa poin yang disampaikan seperti tidak ada SMP, akan kami dorong supaya anak-anak disini tidak kesulitan untuk bersekolah” ucap Soleman.

Hal Senada juga disampaikan Arlince Paulina Osok, S.IP, Anggota MRP-PB Dapil Kota Sorong Perwakilan Pokja Perempuan.

Anggota MRPB Dapil Kota Sorong, Perwakilan Pokja Perempuan, Arlince Paulina Osok,S.IP

” dalam penjaringan aspirasi ini, kami dari MRP Papua Barat ingin mengetahui kendala yang dialami masyarakat, khususnya saya di dapil sorong . Pulau Raam ini salah satu wilayah yang tidak jauh dari Kota Sorong, dan perlu mendapat perhartian, seperti 3 poin kendala yang sudah mereka sampaikan akan kami dorong kepada Pemerintah Daerah” ujar Arlince.

Di ketahui pulau Raam merupakan salah satu kelurahan di distrik kepulauan kota sorong. Dengan jarak kurang lebih 1 km dari daratan kota sorong, wilayah ini memilik luas wilayah kurang lebih 3 km, dengan jumlah penduduk sebanyak 454 KK atau sekitar 1.875 jiwa . Akses utama menuju kelurahan raam adalah transportasi laut dengan waktu tempuh sekitar kurang lebih 30 menit. Sementara itu, sebagian besar pendudukanya bermata pencaharian sebagai nelayan. (ACM3)

Artikel ini telah dibaca 411 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT