MANOKWARI – Bulan Ramadhan adalah momentum istimewa, kesempatan berharga bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan, menumbuhkan kejujuran, keikhlasan dan kepedulian sosial. Bulan puasa juga merupakan momentum bagi umat Islam untuk melakukan evaluasi tahunan terhadap semua perilaku dan amalan selama sebelas bulan yang telah berlalu, baik yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Kuasa maupun sesama manusia.
Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Abdul Rumkel, Jumat (1/4/2022).
Ia mengatakan Ramadhan merupakan momen untuk menempa diri kembali kepada jati diri sebagai manusia. Seluruh umat beragama pun diajak untuk bersama-sama menjaga suasana kerukunan, toleransi dan persaudaraan selama bulan suci Ramadhan.
“Mari kita jaga suasana penuh kedamaian ini agar saudara-saudara kita umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusuk dan khidmat,” harap Abdul Rumkel.
Dirinya juga menyebut, meski ramadhan tahun ini lebih longgar dari ketentuan tahun sebelumnya, namun umat harus tetap mematuhi penerapan protokol kesehatan.
“Maka jagalah diri kita, jagalah keluarga kita dan juga sesama kita dari segala sumber keburukan,” himbaunya.
“Untuk memulai awalnya bulan Ramadhan, marilah kita menunggu hasil sidang Isbat penetapan 1 Ramadhan 1443 Hijriyah yang dilaksanakan tanggal 1 April 2022 dan rencananya akan dipimpin oleh Menteri Agama RI. Karena itu, marilah kita sambut bulan Ramadhan dengan penuh suka cita,” tandasnya. (Rls/ACM)






















