Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 18 Jul 2022 21:04 WIT

BKKBN Papua Barat Kolaborasi Bersama Kodam XVIII Kasuari Dorong Penurunan Stunting


 BKKBN Papua Barat Kolaborasi Bersama Kodam XVIII Kasuari Dorong Penurunan Stunting Perbesar

MANOKWARI – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Papua Barat menggandeng Kodam XVIII Kasuari sekaligus menindaklanjuti Kasad yang telah dikukuhkan menjadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting dalam menangani stunting di Papua Barat. 

Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema,S.Sos menuturkan bahwa TNI juga berperan untuk memastikan kehidupan berbangsa dan bernegara lewat kondisi masyarakat yang layak dalam berbagai hal, baik dari kondisi kesehatan juga pendidikan.

“ Kita harus memiliki data tentang kondisi stunting di masyarakat. BKKBN sudah mampu memetakan daerah yang menjadi etensi serius dari stunting, dengan tujuan mengatasi stunting tinggi harus diturunkan sebanding dengan persentasi nasional”, tuturnya usai melakukan audiens dengan Kepala BKKBN Papua Barat di kantornya, Senin(18/7/2022).

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting juga langsung memerintahkan jajaran untuk mendorong percepatan penurunan stunting di setiap daerah. Hal tersebut juga mendorong Pangdam XVIII Kasuari siap mendukung program dari pemerintah pusat untuk menurunkan angka stunting di Papua Barat.

“Dari kami siap mendukung dan melengkapi pelaksanaannya hingga di daerah. Kolaborasi juga perlu dilakukan oleh semua unsur di daerah untuk menjadi Orangtua Asuh Anak Stunting”, ujarnya.

Berkaitan dengan penanganan Stunting yang menjadi program prioritas pemerintah, juga menindaklanjuti Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting juga Peraturan Kepala BKKBN tentnag rencana aksi Nasional.

Kepala BKKBN Papua Barat Philmona M. Yarollo menindaklanjuti dari pengukuhan Kasad yang di kukuhkan meminta dukungan kepala Panglima Daerah Militer di Papua Barat dalam upaya percepatan penurunan stunting.

“Kita menindak lanjuti pengukuhan Kasad selaku duta bapak asuh anak stunting tingkat nasional. Di Papua Barat, Bapak Pangdam sangat mendukung dan dari pihaknya sudah dari awal melakukan kegiatan dalam percepatan penurunan stunting dan mengharapkan tindak lanjut di lapangan”, kata Philmona.

Dari pertemuan itu, direncanakan BKKBN bersama Kodam XVIII Kasuari akan membuat kampung bebas stunting untuk menjadi percontohan bagi kampung lain guna penurunan kasus stunting di setiap daerah.

“Rencananya akan dibuat kampung bebas stunting dari masing-masing kabupaten kota dengan melihat angka stunting yang ada di tiap daerah, bersama-sama kita akan membentuk kampung bebas stunting”, tutupnya. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT