MANOKWARI – Melanjutkan program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan Dekonsentrasi program pengembangan ekonomi digital dan produk kreatif bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), di salah satu hotel di Manokwari, Senin (1/8/2022).
Kegiatan Dekonsentrasi program pengembangan ekonomi digital dan produk kreatif ini dibuka oleh Asisten I Setda Provinsi Papua Barat Robert Rumbekwan.
Dalam sambutan tertulisnya Gubernur Papua Barat menyampaikan bahwa Papua Barat satu-satunya Provinsi di Indonesia yang menetapkan wilayahnya sebagai Provinsi Konservasi, sehingga arah pembangunan di berbagai sektor mengarah kepada konsep pembangunan berkelanjutan.
Membangun pariwisata dan ekonomi kreatif adalah membangun aksesbilitas, amenitas dan atraksi wisata, sehingga Kementerian Pariwisata dan Dinas Pariwisata, harus di dorong oleh semua stakeholders dab terintegrasi lintas sektor.
“Hal ini juga sejalan dengan upaya gerakan prioritas pengembangan sistematis, rencana pembangunan ekonomi kreatif melalui pengembangan ekosistem ekonomi kreatif guna menciptakan nilai tambah pada produk ekonomi kreatif yang unggul dan berdaya saing tinggi, mudah diakses, dan terlindungi secara hukum dalam nasional,” ucapnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam pengembangan ekonomi kreatif, maka pemerintah Provinsi Papua Barat telah merancang pembangunan kawasan taman seni budaya Provinsi Papua Barat. Sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif di Papua Barat.
“Kawasan pengembangan ekonomi kreatif akan menyediakan fasilitas pengembangan ekonomi kreatif berbasis seni budaya, ilmu pengetahuan, teknologi. Pembangunan workshop dan artshop, Pembangunan gedung kesenian, Pembangunan Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata oleh Kementrian Pariwisata dan ekonomi kreatif, pengembangan SDM kepariwisataan dan ekonomi kreatif”, jelasnya.
Guna mewujudkan harapan tersebut, tidak hanya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang berperan, namun juga seluruh ASN harus mengambil peran didalam mendorong produk kreatif guna mendukung Program pengembangan ekonomi digital oleh Pemerintah Pusat. (ACM_2)






















