Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 13 Sep 2022 15:09 WIT

Kepala Bappeda Papua Barat Laporkan  Penanganan Banjir Sorong Mulai Terurai


 Pj.Gubernur bersama Pj. Walikota Sorong dan Dinas terkait meninjau banjir di kota Sorong beberapa waktu lalu ( sumber foto : kominfo papua barat) Perbesar

Pj.Gubernur bersama Pj. Walikota Sorong dan Dinas terkait meninjau banjir di kota Sorong beberapa waktu lalu ( sumber foto : kominfo papua barat)

SORONG – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Papua Barat, Dance Sangkek,SH.,MM melaporkan progres dukungan pihaknya dalam menjalankan amanah sebagai ketua harian penanangan banjir Kota Sorong kepada Penjabat Gubernur Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si, Senin (12/9/2022) saat rakor.

Dijelaskan Sangkek, pergerakan cepat secara bersama langsung dilapangan sembari menyerap aspirasi masyarakat telah dilaksanakan. Selain itu pendampingan bersama Dinas PUPR Papua Barat dan Kota Sorong juga berjalan dengan baik pada sejumlah daerah terdampak.

“Puji Tuhan sampai saat ini sesuai tugas yang bapak berikan dan apa yang dipaparkan agar pergerakan cepat secara bersama untuk mengurai berbagai macam hal. Kami sebagai bantuan untuk mempercepat tugas fungsional penanganan bencana ada banyak kesan yang kami dapat dilapangan,” jelasnya.

Lanjut Kepala Bappeda Papua Barat menerangkan penyisiran mulai dari Rufei hingga KM 14 dapat disimpulkan penyebab utama terjadinya bencana banjir yang hampir terjadi saat tiba musim penghujan. Saat ini dikabarkan aktivitas masyarakat telah kembali berjalan normal karena intensitas cakupan banjir yang perlahan dapat tertangani.

“Kami laporkan kepada Bapak Gubernur sejak tanggal 4-6 saat hujan kami dilapangan bersama PUPR dan Balai untuk memastikan 4 wilayah sungai mulai dari Rufei sampai KM 14. Dari titik krusial itu dapat diurai dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa,” imbuhnya.

Adapun hasil evaluasi pada tanggal 8 September 2022 kemarin telah disepakati dua rekomendasi salah satunya menggagas peralihan menuju masa pemulihan.

“Ada dua hal rekomendasi bersama bapak Walikota saat rapat tanggal 8 kemarin yaitu kita sudah menghentikan masa darurat dan mengusulkan kepada BPBD untuk menetapkan langkah pemulihan,” pungkasnya. (Rls/ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 188 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT