Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 28 Sep 2022 06:10 WIT

Kapolda Papua Barat : Pembinaan Anak Putus Sekolah Tanggung Jawab Bersama


 Kapolda Papua Barat : Pembinaan Anak Putus Sekolah Tanggung Jawab Bersama Perbesar

MANOKWARI – Tercatat sebanyak 68.988 anak putus sekolah. Menyikapi hal tersebut, Polda Papua Barat melalui Direktorat Pembinaaan Masyarakat (Ditbinmas) menggelar Forum Grup Discussion (FGD) yang membahas Pembinaan anak putus sekolah di Papua Barat, Selasa ( 27/9/2022).

FGD dipimpin langsung Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga bersama Pj. Gubernur Papua Barat yang diwakili staf ahli Niko.U. Tike, Kepala BNN Papua Barat Brigjen Pol. Heri Istu Hariono, S.Si, Kapoks Ahli Pangdam XVIII/Kasuari Brigjen Wahyu Eko Purnomo, S.I.P, dengan Pemerhati HAM di Papua Barat Dr. Ir. Agus Sumule, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap anak-anak putus sekolah.

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga menuturkan bahwa masa depan bangsa dan negeri ini ditentukan oleh generasi muda.

“Kalau anak muda kita tidak perhatikan, mereka (anak muda) akan menjadi beban. Yang putus sekolah, yang tidak diperhatikan sebanyak 68.988 itu menjadi perhatian sangat penting bagi kita semua, bukan hanya polda saja tetapi semua pihak,” tuturnya.


Ia mengatakan, hal ini menjadi pekerjaan besar bagi semua pihak untuk bisa membuat perubahan bagi anak-anak yang terbengkalai atau putus sekolah. Banyak masukan atau saran yang disampaikan solusi terkait permasalahan tersebut yang dihadiri banyak tokoh-tokoh perempuan, pemuda bahkan tokoh agama.

Melihat hal tersebut, Dirinya mengapresiasi program tersebut yang mana dirasa cukup baik sehingga perlu dirancang dengan baik kedepannya.

“Menurut saya itu ide yang sangat bagus. Jika kita merasa itu adalah solusi yang paling cocok. Tadi pemda juga mengatakan akan dilaksanakan perencanaan ulang terhadap kegiatan perencanaan di dinas-dinas,” ujarnya.

“Kami akan mengawasi dan melihat serta bersedia membantu. Menurut saya jika sekolah sepanjang hari ini diterapkan maka akan sangat bagus,” sambung Kapolda.

Kolaborasi untuk mensukseskan program tersebut dinilai sangat penting untuk menjalankan program tepat sasaran.

“Dimana bukan hanya menjadi tugas dinas pendidikan saja, tetapi juga dinas sosial dan dinas-dinas lainnya bekerjasama untuk menyediakan makanannya, guru dan lainnya,” tutup Silitonga. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 142 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT