MANOKWARI – Berkunjung ke Papua Barat, Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Hilmar Farid, bertemu OPD di Lingkup Pemerintah Provinsi Papua Barat, dan melakukan audiensi dengan tujuan mendorong kemajuan budaya dan menjalin kolaborasi juga kerjasama di Papua Barat. Di dampingi Sekertaris Daerah Papua Barat Nataniel Mandacan dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat Yusak Wabia, di Kantor Gubernur, Selasa(3/2/2022).

Usai melakukan audiens bersama Kepala OPD, Hilmar Farid yang dijumpai awak media menyampaikan hal utama yang akan dilaksanakan terkait kebudayaan di Papua Barat, dimana masa pandemi lalu banyak menghambat program kerja yang seharusnya dapat terlaksana. Sehingga dibutuhkan penguatan peningkatan kapasitas, juga mendorong program kerjasama dengan kementerian.
“Fokusnya pada penguatan kebudayaan, yaitu menanggapi kegiatan yang berhenti selama masa pendemi, sehingga diskusinya mengenai memperkuatan kegiatan yang sudah ada dengan meningkatkan kapasitasnya, dalam bentuk kerjasama dengan kementerian dengan memberikan pelayanan kepada pelaku kebudayaan”ujarnya.

Dirinya juga membahas Provinsi Papua Barat sebagai daerah konservasi, dimana memiliki hubungan yang sangat erat dengan kebudayaan. Banyak praktek konservasi yang berbasis pada kearifan lokal dan kebudayaan. Fokus tersebut akan di bentuk dan menghadirkannya secara signifikan dengan kegiatan budaya tersebut. Bukan hanya ekspresi seni tetapi juga menampilkan kearifan lokal masyarakat daerah di Papua Barat.
Dalam kesempatannya, Hilmar Farid sekaligus memperkenalkan Program dari Direktorat Jenderal yang mana akan di laksanakan “Qatar Indonesia Year Curture” dimana ada kunjungan negara Qatar ke Indonesia.
“Tahun depan akan di adakan Qatar Indonesia Year of Cultur dan saya mengajak seluruh daerah terlibat dalam kegiatan ini”tutupnya. (ACM_2)






















