Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 13 Okt 2022 12:15 WIT

Buka Raker Bupati/Walikota, Pj Gubernur Papua Barat Fokus Bahas Isu Berkembang di 2023


 Buka Raker Bupati/Walikota, Pj Gubernur Papua Barat Fokus Bahas Isu Berkembang di 2023 Perbesar

MANOKWARI – Raker Bupati dan Walikota se-Provinsi Papua Barat difokuskan membahas program kerja di tahun 2023 yang bersentuhan dengan isu yang berkembang. Raker dilaksanakan di auditorium PKK Provinsi Papua Barat, Kamis (14/10/2022).

Penjabat (PJ) Gubernur Papua Barat Komjen Pol. (purn) Drs. Paulus Waterpauw menuturkan dalam rapat kerja kali ini harus mensinkronkan program daerah yang harus di buat dalam program kerja. Dirinya juga mendorong agar perencanaan APBD tahun 2023 dapat rampung pada bulan ini.

“Saya berkeinginan membuat rapat kerja lengkap di Sorong dikarenakan tidak lengkap diikuti oleh seluruh pimpinan daerah. Ini menjadi sarana utama untuk mensinkronkan program daerah, yang harus di buat cepat dalam menyusun program kerja. Untuk APBD 2023 yang harus clear di akhir Oktober,”tutur Waterpauw.


Waterpauw menegaskan agar program kerja dapat mengakomodir kerja-kerja yang nyata terutama yang akan dikerjakan pada tahun 2023.

“Kita jangan bicara jangan di awan-awan namun harus bicara real apa yang akan di lakukan di tahun 2023 yang bersentuhan dengan isu yang berkembang. Banyak aktivitas yang akan bersinggungan degan tugas-tugas di pemerintahan”,tegasnya.

Dirinya juga memaparkan pencapaian yang telah diraih sebagai bukti kerja yang dilakukan pemerintah, diantaranya penghargaan dari Kemenkeu RI atas keberhasilan menekan laju inflasi dan penghargaan dari Menko Perekonomian menyelesaikan pemanfaatan ruang melalui revisi RT RW Papua Barat.

“Bonus DID dari Kemenkeu RU sebesar Rp 10,75 miliar, bersama Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong. Manokwari juga dapat bonus Rp 10,41 miliar, kota Sorong Rp10,66 miliar,” sebutnya.

Meski telah menerima berbagai penghargaan, Waterpauw mengatakan penghargaan bukanlah target pemprov, melainkan kesejahteraan yang berpihak kepada masyarakat. Penghargaan adalah bonus.


Pj Gubernur juga menyampaikan capaian kerja atas penyelesaian 21 raperdasus dan raperdasi  yang sudah masuk dalam lembaran daerah sebanyak 17 poin, tinggal 5 yang sedang di bahas dalam Kemendagri.

Pj Gubernur menyarankan, agar capaian prestasi yang telah diraih setiap daerah diinformasikan dalam bentuk ucapan di baliho, agar diketahui masyarakat.

“Bupati dan wali kota harus paparkan capaian prestasi di baliho-baliho agar masyarakat tahu, kerja-kerja dari pemerintah daerah” pungkasnya.  (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 183 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT