MANOKWARI – Guna pencegahan terorisme, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI bekerjasama dengan Forum Komunikasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Provinsi Papua Barat mengelar festival bertajuk Aksi Musik Anak Bangsa (Asik Bang), Sabtu (28/8/2022) malam.
Terdapat 4 kategori penilaian dalam Festival Asik Bang, salah satunya lomba menyanyi lagu ciptaan Ketua BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar yang berjudul ” Salam Indonesia Harmoni”.

Dalam lomba tersebut menghadirkan tiga dewan juri yakni Dyah Kusumawati sebagai juri nasional, Yohanes Kawer mewakili musisi daerah, dan Bustam dari Kabid Media Massa, Hukum dan Humas FKPT Papua Barat.
Sebagai juri nasional, Dyah Kusumawati S.Sos, M.Kom berharap nomine juara dapat membuat video musik yang menarik dan bisa menyerukan kepada masyarakat terus bersatu sebagai mana makna pada lagu tersebut.
” Semoga para nomine juara bisa membuat video musik yang menggelorakan semangat menjaga persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan bangsa Indonesia untuk mewujudkan indonesia yang harmoni” ujar Dyah.
Hal senada juga diungkapkan Bustam selaku dewan juri dari FKPT Papua Barat. Dirinya berpesan agar dalam pembuatan video klip juga menonjolkan keberagaman kebudayaan dan alam papua barat yang sangat indah.
” Saya optimis tiga peserta ini bisa memberikan yang terbaik untuk Papua Barat” ucap Bustam.

Sedangkan Yohanes Kawer mengatakan dengan segala keterbatasan yang ditampilkan oleh peserta diharapkan bisa diperbaiki dalam video klip yang akan di kirim nanti.
” Karena sebagian besar peserta tadi menyanyinya masih lihat teks jadinya kurang all out, improvisasi juga masih ragu, sehingga kekurangan ini harus diperbaiki dalam video nanti” kata pria yang akrab disapa Angki Kawer ini.
Perwakilan Kasubdit Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI , Fafamike menjelakan nanti video musik yang telah dikirim oleh peserta dari 34 perwakilan Provinsi se-Indonesia akan dinilai lagsung oleh juri nasional seperti Dyah Kusumawati, Oppie Andarista, Putri Ayu dan lainnya.
” Nantinya nomine 3 terbaik ini mengirimkan video yang akan di nilai bersama 34 Provinsi lainya oleh juri nasional, jadi buatlah video dengan kualitas dan suara terbaik mewakil Papua Barat” pesannya.
Menutup kegiatan tersebut, Ketua FKPT Papua Barat Musa Kamudi mengatakan kegiatan festival musik merupakan salah satu langkah pencegahan dan menangkal paham radikalis dan terorisme khususnya di kalangan pemuda, sehingga akan terus digelorakan dari pusat hingga daerah.
” Semoga kedepan bisa juga dilaksanakan oleh Provinsi sekaligus mensosialisasikan pencegahan paham radikal dan terorisme”
Sementara itu, keluar sebagai nomine juara yang mewakili Papua Barat pada penjurian nasional adalah :
1. Florentino Joshua Aluddin
2. Margaretha Rince Da Lopez
3. Irianto Frederiko Da Lopez
Selain lomba menyanyi, ada pula lomba cipta lagu, dan tulisan terbaik kegiatan Asik Bang (khusus wartawan). (ACM)






















