MANOKWARI – Setelah Provinsi Papua, kini giliran Provinsi Papua Barat yang dikunjungi Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Hilmar Farid. Tiba di bandara Rendani, sekitar pukul 11.00 wit, Dirjen Kebudayaan bersama rombongan disambut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat Yusak Wabia dan jajaran. Kedatangan Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid disambut dengan prosesi injak piring dan tari-tarian adat yang dibawakan sanggar tari Iriantos. Selain Dirjen Kebudayaan, turun mendampingi Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Sjamsul Hadi, dan Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Papua, Desy Pola Usmani.

Kepada acemo.co.id, Dirjen Kebudayan Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Hilmar Farid mengatakan kunjungan kali ini untuk mensosialisasikan beberapa kebijakan baru serta melihat lebih dekat potensi kebudayaan yang bisa dikolaborasikan dengan Pemerintah Daerah. Hilmar mengatakan Papua Barat memiliki potensi budaya yang bagus, khususnya di Manokwari sehingga akan digali lebih dalam agar bisa menjadi daya tarik pariwisata berbasis kebudayaan.

“ Semoga bisa kolaborasi dengan Pemerintah Daerah berkaitan dengan potensi Kebudayaan baik benda maupun non benda, karena kita tahu Manokwari merupakan daerah yang bersejarah namun juga memiliki kebudayaan dan tarian adat yang berpotensi menjadi daya tarik wisata berbasis budaya” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Yusak Wabia mengatakan Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi juga akan melakukan pertemuan dengan Gubernur Papua barat guna membahas sektor kebudayaan yang bisa menjadi perhatian Pemerintah Pusat untuk dikembangkan.

“ Beliau ini mau datang melihat dan dengar sendiri tentang kebudayaan di Papua Barat, sehingga Pemerintah Pusat bisa mempertimbangkan mana yang mau dibangun terutama masalah cagar dan warisan budaya” kata Wabia.
Kepala Seksi Internalisasi dan Diplomasi Budaya Dinas Budpar Provinsi Papua Barat, Maya Inggamer menambahkan ke depan pemanfaatan kebudayaan untuk peningkatan ekonomi masyarakat sehingga perlu adanya sinergiat antara Pusat dan Daerah untuk keberlangsungan Kebudayaan.

“ Kedatangan Dirjen juga untuk menyerap Informasi dari semua lini baik tokoh masyarakat,LSM atau komunitas kebudayaan sehingga program yang dibuat dari Pusat bisa bersinergi dengan Daerah” imbuhnya.
Rencananya, selain bertemu dengan Gubernur dan Forkopimda Papua Barat, Dirjen bersama rombongan akan mengunjungi Pulau Mansinam dan Pegunungan Arfak. (ACM)






















