MANOKWARI, acemo.co.id — Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyoroti pentingnya disiplin dan tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan bagian penting dari tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Hermus Indou saat memberikan sambutan pada apel gabungan di lingkungan Kantor Pemerintahan Kabupaten Manokwari, Senin (2/11/2026).
Dalam sambutannya, Hermus mengawali dengan menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, beserta seluruh jajaran aparatur pemerintah yang tetap menjalankan tugas dan pelayanan selama dirinya hampir dua minggu tidak berada di Manokwari.
Ia menyampaikan rasa syukur karena seluruh aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.
“Kurang lebih hampir dua minggu saya tidak berada di Manokwari. Bapak Wakil Bupati senantiasa bersama-sama dengan seluruh aparatur sipil negara melaksanakan tugas dengan baik dan menjalankan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Hermus.
Bupati kemudian mengingatkan seluruh ASN agar senantiasa bersyukur atas kesehatan, kekuatan, dan kesempatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa. Menurutnya, seluruh anugerah tersebut harus dimanfaatkan sebagai modal untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam pengabdian kepada bangsa, negara, serta masyarakat Kabupaten Manokwari.
Hermus menegaskan bahwa pengabdian ASN tidak hanya sebatas menjalankan rutinitas pekerjaan, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab moral dan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Pada kesempatan tersebut, Hermus secara khusus menyoroti tingkat kehadiran dan kedisiplinan ASN dalam mengikuti apel pagi. Ia meminta seluruh aparatur pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap komitmen dan tanggung jawab masing-masing sebagai pelayan publik.
Menurut Hermus, Pemerintah Kabupaten Manokwari mengalokasikan porsi anggaran yang sangat besar dari APBD untuk membiayai gaji dan hak-hak pegawai. Karena itu, setiap ASN harus menyadari bahwa penghasilan yang diterima bersumber dari keuangan daerah yang berasal dari masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Manokwari mengeluarkan hampir separuh dari APBD untuk menggaji seluruh aparatur sipil negara,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa besarnya anggaran yang dialokasikan untuk pegawai harus sejalan dengan kualitas kinerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Hermus mengajak seluruh ASN untuk merenungkan tanggung jawab mereka terhadap rakyat. Ia menilai ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas merupakan persoalan yang perlu menjadi perhatian serius, mengingat ASN memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan secara optimal.
“Apakah kita tidak berdosa terhadap rakyat kita? Kita yang menerima sebagian besar dari anggaran yang diberikan pemerintah. Jadi, kalau kita tidak hadir, bagaimana perasaan kita?” ujarnya.
Melalui apel gabungan tersebut, Hermus berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari dapat meningkatkan kedisiplinan, memperkuat komitmen kerja, serta membangun budaya pelayanan yang lebih bertanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa keberadaan ASN harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah dapat terus terjaga. (Mega)






















