Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 11 Apr 2022 14:21 WIT

Ini Enam Poin Tuntutan Pilar Pemuda Rakyat PB, Dalam Demo Serentak 11 April


 Ini Enam Poin Tuntutan Pilar Pemuda Rakyat PB, Dalam Demo Serentak 11 April Perbesar

MANOKWARI – Menyuarakan penolakan terhadap isu rencana perpanjangan masa jabatan Presiden RI menjadi 3 periode serta penundaan pelaksanaan pemilu 2024 mendarang, puluhan Pemuda yang tergabung dalam Pilar Pemuda Rakyat Provinsi Papua Barat melakukan aksi demo damai yang dipusatkan di Trafic Light Makolo, Senin(11/4/2022).

Dalam orasinya, Koordinator Aksi Galang Pahala menyampaikan beberapa poin yang menjadi aspirasi mereka diantaranya menolak rencana perpanjangan jabatan Presiden RI 3 periode, menolak penundaan pelaksanaan pemilu 2024, menolak kenaikan harga BBM, harga bahan pokok/minyak goreng, kemudian menolak pemekaran DOB di Papua dan Papua Barat serta menolak kenaikan pajak.

” Rencana perpanjangan masa jabatan Presiden dan penundaan pemilu tidak rasional. Pemilu 2024 tidak dapat ditunda karena merupakan amanat konstitusi dan bertentangan dengan amanat Reformasi yang juga membatasi masa jabatan Presiden dan wakil Presiden hanya bisa dipilih kembali dalam 1 masa jabatan ” ujarnya.

Sementara, salah satu perwakilan perempuan Yunita Mambor menyampaikan kenaikan harga bahan pokok khususnya minyak goreng sangat memberatkan masyarakan. Hal ini dikarenakan dalam kondisi pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini dan menyulitkan perekonomian masyarakat.

Dirinya berharap, agar Pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo dapat menurunkan dan menstabilkan harga BBM dan juga bahan pokok, sehingga tidak memberatkan dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

” Mewakili ibu rumah tangga, saya ingin sampaikan kenaikan harga minyak goreng yang semakin hari naik terus, sangat meresahkan masyarakat. Ini membuat kami kesulitan, karena harga BBM naik semua harga perlaham mulai naik. Kami mohon kepads Pak Presiden bisaa menurunkan harga-harga yang naik, supaya masyarakar juga tidak demo dimana-mana” ucap Yunita.

Diketahui seruan aksi serupa juga disuarakan secara serentak di seluruh Indonesia oleh mahasiswa, yang menentang kebijakan kenaikan harga pangan, BBM dan pajak, serta isu rencana perpanjangan massa jabatan Presiden menjadi periode dan penundaan pemilu. ( ACM_3)

 

 

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT