MANOKWARI – Mengantisipasi penimbunan akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Polda Papua Barat melakukan penjagaan di SPBU yang beroperasi, serta tidak segan menindak apabila ada penyelewengan yang terjadi.
Hal tersebut diungkapkan Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Daniel Silitonga,S.H.,M.H, Minggu (4/9/2022) disela-sela pertemuan bersama mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa kepolisian tetap menjaga tiap-tiap SPBU dalam penyesuaian harga BBM yang terjadi di daerah.
“Sampai kedepan melihat situasi, anggota kepolisian masih harus menjada depot pertamina atau SPBU yang beroperasi. Saya perintahkan semua wilayah untuk menjaga penyesuaian harga ini, sampai nanti bantuan yang di programkan pemerintah dan kompensaasi nya kepada masyarakat yang layak di terima,” ujar Silitonga.
Dikatakan Kapolda pihaknya juga tetap mengantisipasi adanya kecurangan yang terjadi dalam pendistribusian BBM, dimana Polda Papua Barat sebelumnya sudah mengamankan beberapa tersangka penimbunan BBM.

“Untuk penyelewengan ini, tetap menjadi prioritas utama, penjagaan-penjagaan yang masih di lakukan di SPBU untuk mengawasi agar penyimpangan tidak terjadi”, tambahnya.
“Kemarin 27 tersangka sudah diamankan dan terus kami lakukan penindakan-penindakan, apabila kegiatan atau cara persuasif tidak jalan lagi, ini sebagai ultimatum agar penindakan secara tegas,” tegasnya. (ACM_2)






















