Menu

Mode Gelap
Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi Dr. Nataniel Mandacan Tutup Usia, Gubernur Didampingi Sang Istri Melayat Ke Rumah Duka 1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026 37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

PAPUA BARAT · 30 Agu 2022 21:02 WIT

Kapolda Papua Barat Nonton Bareng Film Sayap Sayap Patah


 Foto Bersama Kapolda Irjen Pol. Daniel T.M Silitonga bersama PJU Polda Papua Barat dan Wartawan Usai Nobar Film Sayap Sayap Patah Perbesar

Foto Bersama Kapolda Irjen Pol. Daniel T.M Silitonga bersama PJU Polda Papua Barat dan Wartawan Usai Nobar Film Sayap Sayap Patah

MANOKWARI – Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga mengajak Pejabat Utama (PJU) dan keluarga serta Jurnalis  Papua Barat nonton bareng (nobar) film Sayap Sayap Patah di XXI Manokwari, Selasa (30/8/2022).

Film Sayap Sayap Patah garapan Sutradara Rudi Soedjarwo ini diangkat dari peristiwa kerusuhan berdarah di Mako Brimob pada 2018 lalu yang menewaskan 5 anggota densus 88.

Chemistry apik yang disuguhkan pemain utama Nicholas Saputra dan Ariel Tatum, membuat film Sayap Sayap Patah yang baru di rilis 18 Agustus lalu trending di bioskop Tanah Air.

Kepada wartawan Kapolda Papua Barat Irjen Pol  Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan kesannya setelah menonton film Sayap Sayap Patah adalah menggambarkan tentang kehidupan seorang anggota Polisi yang cukup sulit dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya baik kepada negara dan juga terhadap keluarga.


” Set film ini digambarkan sangat mirip dengan peristiwa yang terjadi waktu itu, dan dari film ini masyarakat bisa tahu tugas Polisi itu berat, khususnya densus 88 memiliki spesifikasi yang lebih sulit dan beresiko tinggi karena berhadapan dengan terorisme” ungkapnya.

Selain itu dari film ini juga bisa diketahui bagi keluarga besar anggota Polri bahwa tidak semua informasi menyangkut tugas-tugad dalam pekerjaan bisa diceritakan kepada keluarga, karena ada yang bersifat rahasia dan umum.

” Tadi kita lihat juga ada konflik yang disebabkan karena anggota Polisi ini tidak bisa menceritakan kesulitan pekerjaanya dan menyebabkan kesalahpahaman dengan istrinya. Disitulah pesan yang mendalam dan perlu dipahami oleh keluarga besar Polri” ujar Jenderal bintang dua ini.

” Selain itu, pesan dari film ini juga menunjukkan bahwa tugas Polisi itu dilema, tidak boleh lengah dan selalu siap siaga karena di satu sisi langkah ke kiri bisa kematian dan ke sisi kanan adalah prestasi. Itulah yang ditunjukkan dalam film ini yang bisa menjadi pelajaran untuk kita semua” sambungnya lagi.

Turut dalam nobar tersebut Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Patrige Renwarin, Kabid Humas Kombes Pol. Adam Erwindi, Irwasa, Karo SDM, Kabid Propam serts PJU Polda Papua Barat lainnya. (ACM).

Artikel ini telah dibaca 165 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Dominggus Ajak ASN Pemprov Papua Barat Belanja Hasil Kebun Lokal

3 Juli 2026 - 16:35 WIT

Dominggus : Pesparawi XIV Sukses Berkat Kerjasama Yang Baik Dari Seluruh Pihak

3 Juli 2026 - 16:19 WIT

1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026

3 Juli 2026 - 15:37 WIT

Momentum Hut Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Minta Per-Erat Hubungan Polri & Pers

2 Juli 2026 - 19:37 WIT

Kapolda Irjen Pol Alfred Papare Pimpin Upacara Hut Bhayangkara Ke-80 Polda Papua Barat

2 Juli 2026 - 19:36 WIT

Menteri Agama Resmi Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum

28 Juni 2026 - 22:57 WIT

Trending di PAPUA BARAT