MANOKWARI – Sebanyak 1.000 petani milenial se-Papua Barat akan dilatih dalam bidang kewirausahaan pertanian dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani milenial, yang digelar oleh Kementrian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian.
“Tujuan dari pelatihan ini agar petani milenial mampu menerapkan kewirausahaan pertanian dan mampu mengakses juga memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian”, ujar Person In Charge (PIC) Yan Andarias Waroy, Jumat (15/7/2022).
Lanjut, Yan menjelaskan pelatihan nantinya akan berlangsung secara online, sehingga para calon peserta harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan yaitu :
1. Usia petani milenial antara 21 – 39 tahun
2. Pendidikan minimal SLTA atau sederajat
3. Lama usaha di bidang pertanian minimal 6 bulan & menghasilkan laba
4. Pendapatan bersih usahatani min 1,5 jt per bulan
5. Memiliki bukti penguasaan lahan (milik sendiri atau sewa)
6. Memiliki rencana usahatani yang akan dikembangkan
7. Mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pertanian dan atau Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kostratani
8. Telah lolos screening Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan

Sejauh ini Yan Waroy menyampaikan sudah ada 200 peserta yang mendaftarkan dirinya, sehingga masih akan dilakukan sosialisasi untuk menyebarluaskan informasi ini.
“Masih tahap sosialisasi dan perekrutan, yang mendaftar sudah 200 orang dan harus sampai 1.000 petani milenial di Papua Barat. Sampai memenuhi target 1.000 orang baru UPT buat pelatihan di Papua Barat”, jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat melatih petani milenial karena untuk penggunaan KUR masih banyak yang belum memahami.
Masyarakat yang ingin mendaftarkan diri atau kelompoknya dapat menghubungi PIC : 081247193639. (ACM_2)






















