Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

OLAHRAGA · 20 Jun 2022 17:04 WIT

Pangdam XVIII Kasuari Buka Piala KASAD Liga Santri PSSI Tingkat Papua Barat


 Pangdam XVIII Kasuari Buka Piala KASAD Liga Santri PSSI Tingkat Papua Barat Perbesar

MANOKWARI – Piala KASAD Liga Santri PSSI dilaksanakan di setiap jajaran TNI AD, terutama di Kodam XVIII Kasuari yang dibuka oleh Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos. 

Pembukaan Liga Santri PSSI menghadirkan Legenda Pemain Tim Sepak Bola Perseman dan turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Niko Tike, Waka Polda Papua Barat Brigjen Pol. Patrige Renwarin,S.H.M, Kepala Suku Besar Arfak Dominggus Mandacan, Ketua MRP Papua Barat Maxsi Ahoren, Asintel Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Asisten II Pemda Manokwari, dan unsur Forkopimda lainnya.

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pangdam Kasuari mengatakan sepak bola menjadi salah satu olahraga yang sangat diminati dan digemari oleh hampir semua orang dari berbagai kalangan usia dan lapisan masyarakat, sehingga tidak ada jenis olahraga lain yang mendapatkan sambutan paling meriah dari masyarakat di berbagai negara selain sepak bola.

“ Demi kemajuan dunia sepak bola tanah air dengan menyelenggarakan kompetisi Liga santri yang akan diikuti seluruh santri pondok pesantren yang ada di Indonesia. Secara khusus kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi para santri seluruh Indonesia yang ada di 34 provinsi.”, ucapnya.

Melalui kompetisi ini diharapkan mampu menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air, bangsa dan negara dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai religius keagamaan. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai Wahana dalam pembinaan potensi sepak bola generasi muda dan mencari talenta-talenta berbakat.

” Junjung tinggi sportivitas dengan mengedepankan rasa persahabatan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan dalam rangka meningkatkan soliditas dan solidaritas sesama Santri”ujarnya.

Sementara, Penjabat Gubernur Papua Barat dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Niko Tike, menilai bahwa kegiatan ini sangat positif bagi generasi muda untuk menghindari hal negatif pada generasi sekarang.

“Kompetisi ini sebagai langkah preventif dalam mengurangi kegiatan yang bersifat negatif, sehingga Pemerintah Papua Barat menyambut baik penyelenggaraan kompetisi liga santri PSSI piala Kasad, yang merupakan komitmen yang tepat dan sangat berharga bagi semua tim untuk menampilkan bakat, disiplin, irama perdamaian dan keterampilan dalam mengolah bola,” kata Tike.

Pertandingan yang diikuti 6 tim masing-masing 4 dari Sorong dan 2 dari Manokwari, diawali dari pertandingan di tingkat Kabupaten/Kota mulai tanggal 20 Juni – 30 Juli mendatang, kemudian pertandingan tingkat Provinsi dari tanggal 7 Agustus – 23 September. Selanjutnya pertandingan tingkat Nasional yang menampilkan tim-tim terbaik dari Provinsi akan dilaksanakan tanggal 25 September – 22 Oktober 2022. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT