MANOKWARI – Piala KASAD Liga Santri PSSI dilaksanakan di setiap jajaran TNI AD, terutama di Kodam XVIII Kasuari yang dibuka oleh Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos.
Pembukaan Liga Santri PSSI menghadirkan Legenda Pemain Tim Sepak Bola Perseman dan turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Niko Tike, Waka Polda Papua Barat Brigjen Pol. Patrige Renwarin,S.H.M, Kepala Suku Besar Arfak Dominggus Mandacan, Ketua MRP Papua Barat Maxsi Ahoren, Asintel Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Asisten II Pemda Manokwari, dan unsur Forkopimda lainnya.
Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pangdam Kasuari mengatakan sepak bola menjadi salah satu olahraga yang sangat diminati dan digemari oleh hampir semua orang dari berbagai kalangan usia dan lapisan masyarakat, sehingga tidak ada jenis olahraga lain yang mendapatkan sambutan paling meriah dari masyarakat di berbagai negara selain sepak bola.
“ Demi kemajuan dunia sepak bola tanah air dengan menyelenggarakan kompetisi Liga santri yang akan diikuti seluruh santri pondok pesantren yang ada di Indonesia. Secara khusus kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi para santri seluruh Indonesia yang ada di 34 provinsi.”, ucapnya.

Melalui kompetisi ini diharapkan mampu menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air, bangsa dan negara dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai religius keagamaan. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai Wahana dalam pembinaan potensi sepak bola generasi muda dan mencari talenta-talenta berbakat.
” Junjung tinggi sportivitas dengan mengedepankan rasa persahabatan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan dalam rangka meningkatkan soliditas dan solidaritas sesama Santri”ujarnya.
Sementara, Penjabat Gubernur Papua Barat dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Niko Tike, menilai bahwa kegiatan ini sangat positif bagi generasi muda untuk menghindari hal negatif pada generasi sekarang.
“Kompetisi ini sebagai langkah preventif dalam mengurangi kegiatan yang bersifat negatif, sehingga Pemerintah Papua Barat menyambut baik penyelenggaraan kompetisi liga santri PSSI piala Kasad, yang merupakan komitmen yang tepat dan sangat berharga bagi semua tim untuk menampilkan bakat, disiplin, irama perdamaian dan keterampilan dalam mengolah bola,” kata Tike.

Pertandingan yang diikuti 6 tim masing-masing 4 dari Sorong dan 2 dari Manokwari, diawali dari pertandingan di tingkat Kabupaten/Kota mulai tanggal 20 Juni – 30 Juli mendatang, kemudian pertandingan tingkat Provinsi dari tanggal 7 Agustus – 23 September. Selanjutnya pertandingan tingkat Nasional yang menampilkan tim-tim terbaik dari Provinsi akan dilaksanakan tanggal 25 September – 22 Oktober 2022. (ACM_2)






















