Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

PAPUA BARAT · 13 Mei 2024 10:13 WIT

“Pit The Conductor” Maskot Pesparawi Nasional XIV-2025 Resmi Dilaunching


 “Pit The Conductor” Maskot Pesparawi Nasional XIV-2025 Resmi Dilaunching Perbesar

MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat melaunching maskot Pesparawi Nasional XIV tahun 2025 yang dijuluki “Pit The Conductor” bertempat di lapangan kantor Gubernur Papua Barat, Senin (13/5/2024).

Launching maskot ini disaksikan langsung Dirjen Binmas Kristen Kementrian Agama Republik Indonesia, dimama launching dilakukan oleh Pj. Sekda Provinsi Papua Barat bersama Bupati Manokwari, Kakanwil Kemenag Papua Barat, Ketua Umum LPPD Papua Barat,Forkopimda dan Panitia penyelenggara.

Pj Gubernur Papua Barat dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pj. Sekda Provinsi, Jacob Fonataba menyampaikan dukungannya dengan terlaksanannya Pesparawi Nasional yang akan diselenggarakan di Papua Barat.

“Pemprov Papua Barat selalu mendukung kegiatan dalam bidang kerohanian, dengan bertanggung jawab untuk membangkitkan nilai moral dan ketakwaan masyarakat yang akan menciptakan daerah yang aman ,maju dan Sejahtera”, ucapnya.

“Selaku kepala daerah saya mengapresiasi Pesparawi sebagai bagian pembinaan mental dan wahana perwujudan iman kristiani dan berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan dalam pembangunan moral dan spritual.”, imbuhnya.

Filosofi maskot ” Pit Sang Konduktor”

“Pit si anak kasuari”, adalah salah satu figur penting dalam cerita “Kota Emas”, yang ditulis oleh Domine Ishak Semuel Kijne saat beliau di Miei – Wondama tahun 1930an. Cerita tersebut menggambarkan pertemanan dua anak masing masing Regi seorang gadis cilik Belanda dan Tom seorang anak laki laki Papua, serta seekor anak burung kasuari yang diberi nama “pit”. Inti cerita ini, menggambarkan mimpi-mimpi serta upaya Tom dan Regi untuk pergi ke “Kota emas”, Kota yang bercahaya di balik gunung (Wondiwoi) yang menjulang tinggi dimana Tuhan Yesus yang baik berada.  

Pertemanan Tom dan Regi yang penuh dinamika, senantiasa di temani oleh Pit, yang Setia, Ceria, Polos, lincah dan senang bernyanyi, senantiasa ada untuk kedua sahabatnya (tom dan regi). 

Ciri/ sifat pit sang anak kasuari inilah yang diangkat menjadi ciri karakter “Pit the conductor”, yang mewakili perasaan/motivasi dan semangat seluruh komponen masyarakat dan pemerintah Provinsi Papua Barat dalam menyongsong dan mensukseskan Pesparawi Nasional XIV 2025, di Manokwari – Papua Barat. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 302 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Lamekh Dowansiba Tegaskan Dukung Penuh Pembentukan DOB Kabupaten Pegunungan Meyah

1 Oktober 2026 - 18:19 WIT

Tim Pemekaran DOB Pegunungan Meyah Serahkan Dokumen Aspirasi ke Anggota DPD RI

1 Oktober 2026 - 18:17 WIT

Job Fair Pemprov Papua Barat 2026 Sukses Salurkan Ratusan Pekerja Baru

1 Oktober 2026 - 18:14 WIT

Polda Papua Barat dan Wartawan Perkuat Sinergi Kemitraan melalui Kopi Inspirasi

30 September 2026 - 19:35 WIT

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway

28 September 2026 - 10:44 WIT

BI Papua Barat Padukan Data dan Pangan Lokal untuk Perkuat Pengendalian Inflasi

24 September 2026 - 15:21 WIT

Trending di PAPUA BARAT