Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

PAPUA BARAT · 7 Mei 2024 17:42 WIT

Tangguh Percepat Penyelesaian Program Perumahan di Distrik Weriagar, Tomu, dan Taroi


 Tangguh Percepat Penyelesaian Program Perumahan di Distrik Weriagar, Tomu, dan Taroi Perbesar

JAKARTA – Sebagai operator Tangguh LNG, BP Indonesia bertekad untuk mempercepat dan menyelesaikan program North Shore Housing (NSH) – yang bertujuan untuk membangun total 456 rumah di Distrik Weriagar, Tomu, dan Taroi di Kabupaten Teluk Bintuni, yang telah mengalami berbagai kendala dan keterlambatan selama 8 tahun terakhir.

NSH merupakan salah satu komitmen AMDAL Tangguh, di mana Tangguh mendukung pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni secara bertahap membangun 456 rumah bagi keluarga-keluarga Papua di ketiga distrik tersebut. Dalam perjanjian kerja sama (PKS) antara pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan Tangguh LNG, Tangguh menyediakan dukungan pendanaan sementara pemerintah setempat memilih kontraktor untuk melaksanakan pembangunan.

Namun, berdasarkan perjanjian kerja sama yang ditandatangani pada tanggal 21 Desember 2016 itu, hanya 97 rumah yang telah selesai dan diserahterimakan kepada masyarakat, dengan 33 unit lainnya juga telah selesai namun belum diserahterimakan karena menunggu verifikasi. Masih terdapat sisa 326 rumah yang belum dibangun.

Dikarenakan kemajuan yang lambat selama bertahun-tahun, serta semakin meningkatnya permintaan dari masyarakat, maka Tangguh memutuskan untuk mengakhiri perjanjian kerja sama dengan pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan akan melanjutkan program ini secara independen untuk memastikan proyek tersebut selesai dengan cepat dan memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat terdampak di ketiga distrik tersebut.

Rumah yang telah dibangun di Distrik Weriagar Kabupaten Teluk Bintuni.

“Kami bertekad untuk memenuhi janji kami kepada masyarakat dan menyelesaikan komitmen program NSH dengan dukungan dari SKK Migas,” ujar Desy Unidjaja, VP Communications and External Affairs, BP Indonesia.

“Dengan mengambil kendali penuh atas program ini, kami bertujuan untuk mempercepat proses pengembangan dan memberikan solusi perumahan berkualitas kepada penduduk di ketiga distrik.” imbuhnya.

Program perumahan ini merupakan bagian dari apresiasi Tangguh LNG terhadap keberadaan masyarakat asli Papua yang terdampak oleh kegiatan Tangguh LNG, serta partisipasi Tangguh dalam pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni.

Sejak tahun 2005, Tangguh telah mengeluarkan lebih dari US$50 juta dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat di Teluk Bintuni, tempat Tangguh beroperasi. Mulai dari program kesehatan dan pendidikan hingga program peningkatan mata pencaharian dan kewirausahaan bagi masyarakan asli, serta program keberlanjutan lingkungan dan keanekaragaman hayati, BP meyakini pentingnya menjadi tetangga yang bertanggung jawab bagi komunitas di tempatnya beroperasi. (Rls/ACM)

Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Lamekh Dowansiba Tegaskan Dukung Penuh Pembentukan DOB Kabupaten Pegunungan Meyah

1 Oktober 2026 - 18:19 WIT

Tim Pemekaran DOB Pegunungan Meyah Serahkan Dokumen Aspirasi ke Anggota DPD RI

1 Oktober 2026 - 18:17 WIT

Job Fair Pemprov Papua Barat 2026 Sukses Salurkan Ratusan Pekerja Baru

1 Oktober 2026 - 18:14 WIT

Polda Papua Barat dan Wartawan Perkuat Sinergi Kemitraan melalui Kopi Inspirasi

30 September 2026 - 19:35 WIT

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway

28 September 2026 - 10:44 WIT

BI Papua Barat Padukan Data dan Pangan Lokal untuk Perkuat Pengendalian Inflasi

24 September 2026 - 15:21 WIT

Trending di PAPUA BARAT