MANOKWARI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat berkolaborasi dengan SKK Migas – K3S Papua Maluku (BP Indonesia) melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) guna meningkatkan kapasitas dan kompetensi wartawan di Papua Barat. UKW berlangsung selama dua hari tanggal 15 – 16 November 2022.
Ketua PWI Papua Barat Bustam menyampaikan bahwa UKW kali ini sudah kali ke tujuh dilaksanakan selama kepemimpinannya.
“Pelaksanaan UKW dalam periode kami baru melaksanakan yang ke 7 kali, untuk jumlah peserta sudah di libatkan seluruhnya,” katanya.
Dirinya memberi apresiasi kepada SKK Migas – K3S Papua Maluku ( BP Indonesia) yang bekerjasama dalam mengadakan UKW untuk wartawan.Apresiasi juga diberikan kepada SKK Migas-K3S Papua Maluku (BP Indonesia) telah memberi dukungan kepada wartawan di Papua Barat dalam meningkatkan kompetensi diri para wartawan,” ujarnya.
Dikesempatan yang sama, perwakilan PWI Pusat dan juga penguji UKW Endro S Efendi menuturkan uji kompetensi tidak berhenti sampai disini. Ia berharap dukungan dari SKK Migas maupun stakeholder yang lain bisa membantu pelaksanaan uji kompetensi wartawan di kemudian hari.
“Kalau pers sudah kompeten, maka pembangunan Papua Barat akan jauh lebih mudah, karena wartawannya tidak mengutamakan klikbait, adsence dan sebagainya tetapi membantu Papua Barat semakin baik lagi,” tuturnya.
Senada, Kepala SKK Migas Wilayah Maluku-Papua, Subagyo meminta dukungan kepada insan pers untuk bisa membantu dalam pembangunan di Papua Barat khususnya pembangunan dalam sektor minyak dan gas bumi.
Ia menyebutkan hulu migas memiliki peran penting untuk menjaga pasokan energi nasional, tentunya produksi kita masih kurang. Untuk menutupi itu perlu kegiatan masih pengeboran eksplorasi.
“Mohon dukungan kita sama-sama merasa memiliki kekayaan kita untuk kita semua masyarakat di Papua Barat,” tutupnya. (ACM_2)






















