MANOKWARI – Polda Papua Barat mengerahkan 1.391 personil gabungan dalam pengamanan perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru yang terdiri dari unsur Polri dan instansi terkait lainnya selama 11 hari, mulai dari 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023.
Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Daniel T.M Silitonga yang memimpin apel gelar pasukan operasi lilin mansinam, Jumat (23/12/2022) mengatakan terdapat 657 objek lokasi operasi di Papua Barat seperti Gereja, Pelabuhan, Bandara dan sebagainya.
“Jumlah pos untuk pengamanan di Papua Barat sebanyak 41 pos,” ujarnya.
Kapolda menuturkan perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini menggerakkan masyarakat untuk berpindah menggunakan moda transportasi laut, udara dan darat.
“Peningkatan masyarakat yang datang dan pergi ini kalau tidak kita amankan tentunya bisa menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan,” tuturnya.

“Personel yang kita turunkan sudah termasuk dalam jajaran Polres di Papua Barat, TNI dan unsur yang lainnya yang kita libatkan,” tambahnya.
Menurutnya, sesuai perintah Kapolri sudah tidak ada lagi penyekatan-penyekatan, namun tetap waspada terhadap varian baru covid-19.
Hal senada juga disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw M.Si yang turut hadir dalam Apel Gelar Pasukan. Ia mengatakan apel gelar pasukan untuk mengantisipasi saudara-saudara kita yang mudik baik keluar maupun masuk ke Papua Barat.
“Tadi saya sempat melihat kapal KM Labobar yang masuk ke pelabuhan Manokwari dan saya melihat penumpang cukup banyak,” ujarnya.
Dirinya menyambut baik apel gelar pasukan, yang mana sebuah amanah bagi penyelenggara negara untuk menyiapkan segala hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Ini merupakan salah satu pelayanan dasar dalam rangka bagaimana memperlancar arus mudik maupun balik baik laut, udara maupun darat,” kata Waterpauw.
“Mudah-mudahan Natal dan Tahun Baru 2023 bisa berjalan dengan aman dan lancar,” harapnya. (ACM_2)






















