Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 22 Agu 2023 14:02 WIT

Pasca Insiden Di Fakfak, Kapolda Papua Barat : Pengamanan Diperketat dan 50 Orang Sudah Diperiksa


 Pasca Insiden Di Fakfak, Kapolda Papua Barat : Pengamanan Diperketat dan 50 Orang Sudah Diperiksa Perbesar

MANOKWARI – Polda Papua Barat menambah personil untuk memperketat pengamanan di Kabupaten Fakfak setelah pembakaran dua kantor distrik dan satu sekolah di Kabupaten Fakfak, tepatnya distrik Kramomongga dan Fakfak Tengah.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitong. Ia menegaskan bahwa pengamanan di Kabupaten Fakfak tetap diperketat dengan adanya tambahan personel Polda sebanyak dua peleton dan satu SSK (satuan setingkat kompi).

“Pengamanan dipertebal, sampai sekarang anggota Brimob Polda masih di Fakfak,” ujar Daniel Silitonga, Selasa (22/8/2023) di Bandara Rendani.

Polda Papua Barat juga telah melakukan pemeriksaan terhadap lebih kurang 50 saksi guna mencari keterangan lebih banyak terkait kasus pembakaran dua kantor distrik dan satu sekolah di Kabupaten Fakfak.

“Sampai sekarang sudah ada 50-an orang yang diperiksa dan dimintai keterangan oleh penyidik,” kata Kapolda.

Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Fakfak, dan masyarakat setempat juga memberikan dukungan kepada pihak kepolisian untuk dapat mengungkapkan kasus tersebut.

“Masyarakat sudah terbuka dengan penyidik. Mungkin awal-awal mereka takut, doakan saja semoga cepat terungkap,” tambah Daniel.

Kepolisian bersama TNI terus memaksimalkan penyelidikan hingga pelaku pembakaran ditangkap. Dirinya menambahkan bahwa kelompok yang diduga terafiliasi kelompok yang terorganisir perlu dibuktikan dengan hasil penyelidikan kepolisian.

“Dugaan keterlibatan kelompok terorganisir perlu dibuktikan, makanya perlu kerja sama,” jelasnya. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 202 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

FUN RUN 5K HUT ke-81 TNI Jadi Momentum Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

19 September 2026 - 11:34 WIT

Yosias Saroy Ajak Semua Pihak Bersatu, Struktur KONI Papua Barat Segera Dilengkapi

18 September 2026 - 18:54 WIT

Musorprovlub KONI Papua Barat Dinyatakan Sah, Tahapan Pemilihan Telah Sesuai AD/ART

18 September 2026 - 18:00 WIT

Kapolda Papua Barat Pimpin Sertijab Kabid Dokkes dan Penyerahan Jabatan Kabid Propam

10 September 2026 - 20:55 WIT

Pemprov Papua Barat Gelar Upacara Hut Ri Ke-81 Dengan Lancar Dan Sukses

18 Agustus 2026 - 04:57 WIT

HUT RI ke-81 Momentum Pemuda Untuk Terus Berkarya Mengisi Pembangunan

18 Agustus 2026 - 04:55 WIT

Trending di PAPUA BARAT