Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 25 Sep 2024 16:00 WIT

Kepala BKKBN PB : Cakupan Pelayanan KB Meningkat di Papua Barat dan Papua Barat Daya


 Kepala BKKBN Perwakilan Papua Barat, Pilmona Yarolo  Perbesar

Kepala BKKBN Perwakilan Papua Barat, Pilmona Yarolo

MANOKWARI – Kepala BKKBN Papua Barat, Pilmona Yarolo  mengatakan Hari Kontrasepsi sedunia 26 September 2024 dijadikan sebagai momentum membangun komitmen dalam pencapaian pembangunan keluarga secara menyeluruh.

Selain itu melalui momentum Hari kontrasepsi ini juga sebagai ajang meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat di Indonesia dan di semua lini terkait dengan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi yang berkualitas, serta meningkatkan layanan cakupan KB.

Hari Kontrasepsi sedunia, BKKBN melakukan pelayanan KB diseluruh Indonesia dengan target yang ditentukan secara nasional. Untuk Provinsi  Papua Barat 3.266 akseptor dengan pelayanan KB untuk semua jenis alat kontrasepsi.

“ Baik metode kontrasepsi jangka panjang, IUD,  Implan, MOW, MOP,  tetapi juga non MKPJ seperti pil, suntik dan kondom, Dari target 2.366 ini, untuk Papua Barat sebanyak 1.564 akseptor dan Papua Barat Daya sebanyak 1.702,” terang Philmona, Rabu (25/9/2024) di Aula kantor BKKBN Perwakilan Papua Parat.

Ia menambahkan pelayanan KB dalam rangka hari kontrasepsi dilaksanakan 10 hari  sejak tanggal 10 – 20 September plus 3 hari untuk penginputan. Pelayanan KB ini atas kerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten /kota serta mitra Kerja BKKBN yakni Ikatan Dokter Indonesia(IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI) serta fasilitas pelayanan kesehatan (Faskes) yang ada.

Dari target 3.266 Pelayanan KB yang dilakukan di  dua provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya mencapai 148,44% atau berada pada capaian 10 besar terbaik se-Indonesia. 

“ Capaian ini patut disyukuri sebab melalui hari  kontrasepsi  2024 dapat meningkatkan cakupan pelayanan KB  yang menjadi target di Provinsi Papua Barat  maupun  Papua Barat Daya tetapi juga untuk meningkatkan indikator kinerja utama yaitu keikutsertaan ber KB  dan kepesertaan yang mana di Papua Barat dan Papua Barat Daya masih rendah“ tutupnya. (ACM_3)

Artikel ini telah dibaca 169 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Tim Pemekaran Targetkan Kabupaten Pegunungan Meyah Terwujud Sebelum Tahun 2030

22 September 2026 - 19:29 WIT

Kapolda Papua Barat Tekankan Pencegahan Kecelakaan dan Disiplin Personel di Jalan Raya

22 September 2026 - 18:03 WIT

Ratusan Warga Suku Meyah Datangi MRPB, Minta Rekomendasi Adat Pembentukan Kabupaten Pegunungan Meyah

22 September 2026 - 17:59 WIT

FUN RUN 5K HUT ke-81 TNI Jadi Momentum Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

19 September 2026 - 11:34 WIT

Yosias Saroy Ajak Semua Pihak Bersatu, Struktur KONI Papua Barat Segera Dilengkapi

18 September 2026 - 18:54 WIT

Musorprovlub KONI Papua Barat Dinyatakan Sah, Tahapan Pemilihan Telah Sesuai AD/ART

18 September 2026 - 18:00 WIT

Trending di PAPUA BARAT