Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 30 Jan 2025 15:57 WIT

Suku Moy Boray “Protes” Tidak Terakomodir Dalam Seleksi DPRP Jalur Pengangkatan


 Suku Moy Boray “Protes” Tidak Terakomodir Dalam Seleksi DPRP Jalur Pengangkatan Perbesar

MANOKWARI – Tidak terakomodir dalam hasil seleksi rekruitmen DPRP jalur pengangkatan khusus, mematik protes dari Sub Suku Moy Boray di Manokwari. Koordinator Aksi Sub Suku Moy Boray, Yonex Saiba mengatakan pihaknya merasa dirugikan oleh Kesbangpol dalam proses rekuitmen DPR Otsus Papua Barat yang didalamnya tidak mengakomodir Sub Suku Moy Boray.

Ia menjelaskan setelah tahapan seleksi tertulis, munculah hasil 6 nama yang mengakomodir keterwakilan dari suku Hatam, Sough, Meyah, Moile sedangkan suku Moy Boray tidak terakomodir, sehingga pihaknya menyayangkan hal tersebut.

“ Setelah hasil seleksi tertulis muncul 6 nama, kemudian muncul lagi aksi protes dari LMA yang kemudian memunculkan opsi menambah kuota pengusulan nama lagi. Namun pansel dan juga Kesbangpol tidak meneliti secara baik apakah sudah mewakili 5 suku yang ada di Manokwari atau belum khususnya untuk keluarga besar Sub Suku Moy Boray yang ada dan mendiami tanah bumi arfai,” jelas Yonex Saiba.

Ditambahkan Yonex, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan tim pansel DPRP jalur pengangkatan, namun Kesbangpol Papua Barat tidak menerima aspirasi dari pihak sub suku Moy Boray. Dengan demikain pihaknya merasa bahwa Kesbangpol Papua Barat tidak mengakui legalitas suku Moy Boray yang telah terdaftar di Kesbangpol Manokwari.

“Kami sudah melakukan pendekatan ini kepada pansel, dan kami sudah menyampaikan ini kepada tim pansel, kemudian tim pansel sudah siap menerima kalau memang hal itu ada dalam mekanisme pansel siap menerima,” tambahnya.

“ Tetapi dari Kesbangpol tidak menerima aspirasi kami, padahal legalitas kami jelas di Kesbangpol Manokwari jadi kami merasa dirugikan dan dianaktirikan. Jadi, kami mohon kepada Pemerintah dan Tim Pansel serta Kesbangpol Papua Barat tolong juga melihat dan menghargai kami, sebagai anak adat yang mempunyai  wilayah adat Sub Suku Moy Boray, “ sambungnya

Yonex menegaskan jika wilayah dusun Sub Suku Moy Boray telah digunakan untuk pembangunan Kodam XVIII/kasuari, Pabrik Semen, Polda Papua Barat dan kompleks perkantoran Gubernur di Arfai, sehingga kontribusi tersebut harus dilihat dan dihargai.

Dikatakan Yonex, pihaknya hanya menginginkan adanya 1 kursi keterwakilan anggota DPRP dari sub suku Moy Boray sebagai bukti kehadiran negara untuk mereka.

Yonex Saiba mengatakan apabila aspirasi mereka tidak diindahkan oleh Kesbangpol Papua Barat makan pihaknya akan melakukan aksi yang lebih besar terhadap wilayah Administrasi Perkantoran Gubernur Provinsi Papua Barat. (rls)

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kapolda Papua Barat Pimpin Sertijab Kabid Dokkes dan Penyerahan Jabatan Kabid Propam

10 September 2026 - 20:55 WIT

Pemprov Papua Barat Gelar Upacara Hut Ri Ke-81 Dengan Lancar Dan Sukses

18 Agustus 2026 - 04:57 WIT

HUT RI ke-81 Momentum Pemuda Untuk Terus Berkarya Mengisi Pembangunan

18 Agustus 2026 - 04:55 WIT

Remisi HUT Ke-81, Binaan di Papua Barat dan Papua Barat Daya Terima Pengurangan Masa Pidana

17 Agustus 2026 - 21:04 WIT

Gubernur Papua Barat: Remisi Momentum Teguhkan Komitmen Negara Hadir dalam Pembinaan Warga Binaan

17 Agustus 2026 - 12:52 WIT

Dua Remaja Diciduk Jatanras Polda Papua Barat, Diduga Curi Laptop di Sekolah

13 Agustus 2026 - 19:38 WIT

Trending di PAPUA BARAT