Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 3 Feb 2025 17:43 WIT

Tuntut Pembayaran Tukin, Dosen UNIPA Gelar Aksi Damai


 Tuntut Pembayaran Tukin, Dosen UNIPA Gelar Aksi Damai Perbesar

MANOKWARI – Ratusan Dosen Universitas Papua (Unipa) di Manokwari menggelar aksi damai di halaman Rektorat Unipa, Senin (3/2/2025). Mereka menuntut penghapusan diskriminasi terhadap dosen serta mendesak pembayaran tunjangan kinerja (tukin) yang tertunda sejak tahun 2020 hingga 2024.

Para dosen yang tergabung dalam aksi tersebut membentangkan spanduk berisi tuntutan yang  mendukung pembayaran tukin tahun 2025 yang telah diatur oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Koordinator aksi, Ir. Sutiharni menyatakan bahwa aksi ini diikuti oleh seluruh dosen dari berbagai fakultas di Unipa yang berdomisili di Manokwari.

“Tujuan utama aksi ini adalah mendukung pembayaran tukin tahun 2025 yang telah diatur oleh kementerian, serta menuntut pembayaran tukin tertunda sejak 2020 hingga 2024. Ini merupakan hak seluruh dosen ASN di bawah Kemendikbudristek Saintek. Aksi ini juga menjadi bagian dari perjuangan dosen di berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Sutiharni, pihaknya berharap pemerintah pusat memperhatikan tuntutan ini dan memastikan pembayaran yang tertunda dapat segera direalisasikan tanpa ada diskriminasi terhadap dosen-dosen di Unipa.

Menanggapi aksi tersebut, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama Unipa, Dr. Yusup Wiliam Sawaki, S.Pd., MA, menyebut bahwa aksi damai ini merupakan bagian dari hak akademisi dalam menyampaikan aspirasi mereka.

“Aksi ini wajar sebagai bentuk ekspresi dosen dalam menyalurkan aspirasinya. Selama masih dalam ruang yang positif, itu adalah hal yang normal. Apa yang disampaikan akan ditindaklanjuti oleh rekan-rekan asosiasi dosen di pusat, sehingga diharapkan hak mereka segera diterima,” katanya.

Para dosen berharap tuntutan mereka mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat, sehingga pembayaran tunjangan kinerja dapat direalisasikan demi kesejahteraan tenaga pengajar di Unipa. (ACM_3)

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kapolda Papua Barat Pimpin Sertijab Kabid Dokkes dan Penyerahan Jabatan Kabid Propam

10 September 2026 - 20:55 WIT

Pemprov Papua Barat Gelar Upacara Hut Ri Ke-81 Dengan Lancar Dan Sukses

18 Agustus 2026 - 04:57 WIT

HUT RI ke-81 Momentum Pemuda Untuk Terus Berkarya Mengisi Pembangunan

18 Agustus 2026 - 04:55 WIT

Remisi HUT Ke-81, Binaan di Papua Barat dan Papua Barat Daya Terima Pengurangan Masa Pidana

17 Agustus 2026 - 21:04 WIT

Gubernur Papua Barat: Remisi Momentum Teguhkan Komitmen Negara Hadir dalam Pembinaan Warga Binaan

17 Agustus 2026 - 12:52 WIT

Dua Remaja Diciduk Jatanras Polda Papua Barat, Diduga Curi Laptop di Sekolah

13 Agustus 2026 - 19:38 WIT

Trending di PAPUA BARAT