MANOKWARI – Ribuan peserta yang mengikuti karnaval dalam rangka memeriahkan Hut Pekabaran Injil Di Tanah Papua ke 170 tahun, telah memukau bahkan memberikan kesan indah yang tidak terlupakan bagi para tamu dari luar Manokwari.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Puslina Otoreuw, tamu dari GKI Jemaat Patmos Yonokhong Klasis Waibhu Moi Sentani Jayapura yang datang ke Manokwari untuk mengikuti puncak perayaan pertama kali masuknya injil kristus di Tanah Papua melalui Pulau Mansinam Manokwari pada tanggal 5 Februari 170 tahun lalu.
Wanita asal Sentani Jayapura ini mengatakan dirinya sangat terpukau akan perayaan karnaval menyambut HUT PI tahun ini, karena diikuti ribuan orang dari berbagai denominasi gereja dan agama yang ada di Manokwari bahkan banyak peserta tamu dari luar yang ikut memeriahkan acara tersebut.

Puslina yang baru pertama kali datang ke Manokwari ini mengaku sangat senang akan keramahan masyarakat Manokwari dalam menyambut seluruh tamu dari luar daerah yang datang. Wanita asli Papua ini berharap momentum perayaan Hut Pekabaran Injil ke-170 tahun di tanah Papua, membawa dampak baik bagi masyarakat di seluruh Tanah Papua agar mau merubah sifat-sifat jelek yang tidak memuliakan nama Tuhan Yesus seperti mabuk-mabukan dan lain-lainnya.
“ Saya baru pertama kali ini ke Manokwari ikut HUT PI dan disini masyarakatnya juga ramah dan baik. Harapannya melalui momentum Pekabaran Injil ini kita semua yang ada di tanah papua bisa merubah sikap menjadi lebih baik contohnya dari yang suka mabuk sekrang berhenti dan lainnya,” ucap Puslina.
Sementara itu Pj Sekda Papua Barat, Yakob Fonataba yang di wawancarai usai berjalan bersama para peserta karnaval yang mengambil start dari depan stadion olahraga Sanggeng Manokwari dan berakhir di halaman Gereja Gki Maranatha Kota mengungkapkan apa yang dilakukannya adalah bentuk kepedulian pemerintah melalui anak negeri papua untuk mensukseskan pelaksanaan momentum akbar yang sangat penting bagi masyarakat asli Papua yaitu hari pertama kali injil masuk di tanah Papua melalui Pulau Mansinam.

“ Sudah ada sekitar 4300 orang yang datang dari luar daerah untuk menghadiri Hut Pekabaran Injil tahun ini, sehingga Pemerintah Provinsi Papua Barat bekerjasama dengan panitia, pihak gereja dan pihak terkait lainnya memantau dan memberikan bantuan langsung kepada ribuan tamu yang datang antara lain dengan membantu menyediakan makanan bagi para tamu, juga memantau dan mengawasi kesehatan serta lain-lain termasuk akomodasi dan transportasi yang disediakan gratis bagi para tamu yang akan menghadiri ibadah puncak hut pi ke-170 tahun,” ujarnya.
Dari keterangan panitia yang di sampaikan sebelumnya, diketahui estimasi tamu yang hadir pada perayaan Hut Pekabaran Injil ke-170 tahun di Tanah Papua yang di gelar di Pulau Mansinam Manokwari pada 5 Februari adalah sekitar 5.000 hingga 10.000 tamu termasuk tamu-tamu vip dari beberapa provinsi tetangga antara lain dari Papua Barat Daya /Papua dan Papua Tengah serta Papua Pegununggan dan tamu dari pemerintah pusat di Jakarta.(Joostensz)






















