MANOKWARI – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Kampung Sakumi, Distrik Anggi Gida, Kabupaten Pegunungan Arfak, Senin (17/3/2025) sekitar pukul 15.00 WIT.
Sebuah mobil Toyota Hilux berwarna putih mengalami hilang kendali di jalur menurun dan akhirnya masuk ke dalam jurang. Insiden ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.
Menurut Kasi Humas Polres Pegaf, Ipda Kiki Adrianto, S.H., kecelakaan terjadi ketika mobil Hilux tengah dalam perjalanan dari Kabupaten Pegaf menuju Kabupaten Manokwari Selatan.
“Saat melintasi Kampung Sakumi yang memiliki medan jalan menurun dengan tikungan tajam, serta kondisi licin akibat rumput, pengemudi diduga kehilangan kendali. Akibatnya, kendaraan keluar jalur dan masuk ke dalam jurang yang cukup dalam,” ungkapnya.
Selanjutnya tim dari Polres Pegaf bersama warga segera melakukan evakuasi para korban dan membawa mereka ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Polisi juga berkoordinasi dengan keluarga korban serta akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Kecelakaan ini merenggut nyawa Teptina Saroy (39), seorang petani dari Kampung Masabui 1, serta Junedi Saroy (18), mahasiswa asal Kampung Masabui.
Sementara itu, enam korban lainnya mengalami luka dengan kondisi beragam. Korban luka berat meliputi:
• Frantina Saroy (58), mengalami patah tulang paha kanan.
• Kasman Saroi (29), mengalami patah tulang kaki kanan dan luka lecet di tangan kanan.
• Darson Saroi (7), mengalami luka di pelipis mata, memar di dagu, dan benturan di kepala.
• Apianus Saroi (10), mengalami patah tulang kaki kanan, luka lecet di tangan kiri, dan benturan di kepala.
Adapun korban luka ringan adalah Falentink Indouw (16), seorang pelajar yang mengalami luka gores di tangan kiri, lutut, dan paha.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengidentifikasi pengemudi dan mengecek kelengkapan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. (ACM_5)






















