MANOKWARI – Pemprov Papua Barat merencanakan dilakukan penyerahan aset tersebut kepada Kementrian Pendidikan Tinggi Sains Dan Teknologi untuk selanjutnya di pergunakan sebagai lokasi pembangunan SMA Unggulan Garuda yang merupakan program nasional. Hal tersebut diutarakan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat kepada wartawan baru-baru ini.
Barnabas Dowansiba mengatakan lahan telah ditetapkan yaitu di Kampung Susweni Distrik Manokwari Barat seluas 20 hektar, selanjutnya dinas pertanahan dan lingkungan hidup akan melengkapi seluruh berkas lahan tersebut barulah diserahkan kepada Pemprov Papua Barat. Selanjutnya akan langsung dihibahkan kepada pemeritah pusat melalui Kementrian Pendidikan Tinggi Sains Dan Teknologi guna di bangun SMA Unggulan Garuda yang merupakan program pemerintah di bidang pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas generasi muda di Indonesia.
“ Lahan untuk SMA Unggulan Garuda sudah di tetapkan di Susweni dan kini sedang dilengkapi berkasnya oleh Dinas pertanahan dan lingkungan hidup. Kalau sudah lengkap semua nantinya kita akan hibahkan ke Kementrian Pendidikan Tinggi Sains Dan Teknologi guna di bangun SMA Unggulan Garuda,” jelasnya.
Ia menjelaskan Sma Unggulan Garuda adalah program pemerintah pusat untuk generasi muda indonesia sehingga penerimaan murid di SMA tersebut wajib memenuhi berbagai persyaratan yang di tetapkan antara lain kemampuan intelektual yang tinggi dan mampu berbahasa inggris aktif karena out-put atau lulusan dari sma garuda akan di kirim ke luar negeri untuk melanjutkn pendidikan khususnya di bidang sains dn teknologi.
Selain itu, sistem penerimaan tidak menggunakan prosentase orang asli papua atau pendatang karena akan di sama ratakan sehingga seluruh pemuda pemudi di Indonesia mempunyai hak yang sama untuk mendaftar di SMA Unggulan Garuda. (Lucas Jooztensz)






















