Menu

Mode Gelap
37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari

PAPUA BARAT · 1 Jul 2023 16:43 WIT

Berusia 77 Tahun, Polri Terus Evaluasi Diri Dan Terbuka Untuk Kritikan


 Berusia 77 Tahun, Polri Terus Evaluasi Diri Dan Terbuka Untuk Kritikan Perbesar

MANOKWARI – HUT Bhayangkara ke-77 yang jatuh hari tanggal 1 Juli 2023 bertemakan Polri Presisi untuk Negeri, Pemilu damai menuju Indonesia maju, dilaksanakan secara meriah bertempat di Arfak Convention hall Mapolda Papua Barat. Turut hadir Penjabat Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII Kasuari, Pangkoarmada TNI AL, Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Kabinda Papua Barat, Pemprov Papua Barat, Tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh wanita juga seluruh jajaran PJU dan personil Polda Papua Barat.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga dalam sambutannya menuturkan diusia Polri ke 77 tahun masih banyak hal yang belum maksimal dikerjakan Polri.

“Selaku pimpinan saya menyampaikan permohonan maaf atas layanan kami yang belum sempurna dan saya harapkan kritik juga saran kepada kami agar kami jauh lebih baik”, tutur Kapolda.

Dirinya juga dengan terbuka meminta kritik dan saran guna evaluasi Polri kedepan. “Koreksi dan kritik dapat membuat kami lebih baik, kami juga tidak anti kritik dan masukan. Masyarakat dapat memberi masukan kepada kami, juga mengawasi pelayanan dan kinerja kami”,ujarnya.

Usia ke 77 merupakan usia yang panjang sehingga Polri tidak berpuas diri dan terus berkembang dan memperbaiki diri. Dalam mengamankan masyarakat, Polri tidak bisa sendiri sehingga dibutuhkan kerjasama dari TNI dan instansi lain untuk pelayanan kepada masyarakat.

“Kami kedepan tetap menghadapi tantangan yang terus berkembang. Jenis-jenis kejahatan juga terus berkembang dan canggih oleh karena itu kita harus terus melihat perkembangan ini sebagai tantangan bersama”, kata Silitonga.

Kapolda juga menjabarkan 4 permasalahan yang sering dihadapi untuk perlu perhatian dan fokus lebih dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Masalah kejahatan dalam rumah tangga yang jumlahnya sangat besar. Kejahatan yang menggunakan kekerasan, pembunuhan, penganiayaan, pencurian terjadi dalam angka yang cukup tinggi pula”, paparnya.

Aksi pemalangan juga turut menjadi fokus permasalahan keadaan juga kecelakaan lalu lintas yang akhir-akhir ini memakan banyak korban.

“Unjuk rasa yang berakibat pemalangan, menjadi hal yang baik untuk dibicarakan agar perkembangan ekonomi tidak berdampak”, ucapnya.

“Kecelakaan lalu lintas dimana di Papua Barat dan Papua Barat Daya menyumbang 9-15 korban jiwa akibat kecelakaan”, pungkasnya.

Keempat hal ini terus mewaspadai, sehingga terus menemukan usaha dan cara terbaik untuk menemukan langkah dan jalan agar peristiwa tadi dapat menjadi lebih baik. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Menteri Agama Direncanakan Tutup Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

27 Juni 2026 - 11:38 WIT

Papua Tengah Andalkan PSW Target Champion di Pesparawi Nasional XIV

26 Juni 2026 - 15:02 WIT

Gubernur Mandacan Pastikan Pemda Akan Penuhi Kebutuhan Dasar Ex Anggota OPM Yang Kembali ke NKRI

26 Juni 2026 - 14:46 WIT

24 Provinsi Bersaing Pada Kategori Paduan Suara Wanita Pesparawi Nasional XIV

26 Juni 2026 - 11:07 WIT

Pangkogabwilhan III Sebut Pembangunan di Papua Tidak Bisa Gunakan Kekerasan Bersenjata

25 Juni 2026 - 21:36 WIT

37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI

25 Juni 2026 - 21:33 WIT

Trending di PAPUA BARAT