MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat membuka gelaran Piala E-Sports Gubernur Papua Barat season 2, Senin (14/8/2023) yang diselenggarakan di Atrium Manokwari City Mall.
Turut mendampingi Ketua Umum PBESI Papua Barat Brigjen TNI TSP. Silaban, Kajati Papua Barat Harli Siregar, Ketua Harian PBESI Papua Barat Patrick Yauw Meyer, serta unsur Forkopimda dan Pimpinan OPD lingkup Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari.

Dalam arahan PJ. Gubernur Papua Barat Komjen Pol. (purn) Paulus Waterpauw mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya event E-Sport yang menjadi wadah anak muda dalam game online.
Menuju PON tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara dirinya menantang para atlet untuk dapat meraih emas.
“Kami datang untuk mendukung para atlet E-Sports menuju PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Saya tantang untuk bawa emas di PON mendatang. Emas harga mati untuk ESports PBSI Papua Barat”, tantang Gubernur.

Atlet yang sudah lolos kualifikasi diharapkan memberi kemampuan yang terbaik dan menjaga kebersamaan tim.
“Saya berharap E-Sport bisa ditingkatkan untuk bisa digemari anak-anak dan dapat berprestasi”, harapnya.
Ketua Umum PBESI Papua Barat Brigjen TNI TSP. Silaban menyampaikan bahwa event ini bertujuan untuk melatih kemampuan para atlet menuju PON tahun 2024.
“Event ini sebagai wadah pelatihan dan pembinaan juga sebagai persiapan untuk mendata atlet terbaik Papua Barat menuju PON tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara”, ujarnya.

Dirinya berharap agar kegiatan seperti ini dapat menjadi rutin diselenggarakan setiap tahun oleh pemerintah daerah, sehingga melatih kemampuan para atlit.
“Pada tahun mendatang agenda ini dapat berlanjut sebagian pertandingan modern dalam tingkat nasional dan internasional”, tuturnya.
“Kami berkomitmen untuk dapat menjaga ekosistem E-Sports yang berkembang sebagai Provinsi yang dapat melahirkan atlet nasional bahkan internasional”, harapnya.

Sebelumnya Ketua Panitia Leo Pasca Marco menyampaikan ada 4 cabang E-Sports yang dilombakan yaitu Mobile Lagend, PUBG, Free Fire , E-Football yang diikuti 160 orang dari 7 Kabupaten se-Papua Barat.
“Ada sebanyak 1.496 orang yang mendaftar dan setelah kualifikasi tersisa 160 orang”, lapornya.
Event ini semakin meriah dengan kehadiran bintang stand up comedy Nasional asal Kabupaten Fakfak, Mamat Alkatiri. (ACM_2)






















